Suara.com - Siapa yang tidak ingin tampil cantik saat menghadiri pernikahan sahabat? Kebanyakan orang akan memilih busana dan memakai riasan terbaik ketika menyaksikan momen bahagia sahabat mereka.
Namun hal tersebut tidak bisa dilakukan oleh wanita yang satu ini. Melansir Mirror, wanita yang tidak diketahui namanya itu curhat dilarang sahabat untuk dandan saat menghadiri pernikahannya.
Wanita yang diketahui berprofesi sebagai MUA (Makeup Artist) itu sama sekali tidak boleh memakai makeup. Alasannya karena sang sahabat enggan riasannya kalah dengan makeup wanita tersebut.
"Pagi ini, saya terbangun dengan pesan darinya yang berterima kasih atas semua bantuan saya beberapa bulan terakhir ini, dan mengatakan bahwa dia memiliki permintaan penting untuk saya," tulis wanita itu.
"Dia mengatakan jika saya memakai riasan, saya akan 'menutupinya' di pernikahannya sendiri dan itu tidak adil karena dia ingin merasa seperti orang paling cantik di ruangan itu sebagai pengantin wanita," lanjutnya.
Wanita tadi tidak begitu saja setuju dengan permintaan sang sahabat. Ia pun meminta izin untuk memakai makeup dengan warna yang sangat natural. Namun, permintaan itu ditolak oleh sang sahabat.
"Dia menuduh saya ingin mengambil perhatian darinya di hari istimewanya, dll. Dia benar-benar menolak untuk berkompromi, meskipun tidak bisa menjawab mengapa saya secara khusus tidak bisa memakai riasan tetapi semua orang bisa," tegasnya lagi.
Curhatan yang dibuat di situs Reddit langsung menuai reaksi heboh dari warganet. Tidak sedikit warganet yang emosi melihat aksi sahabat si wanita ini.
"Orang ini bukan sahabatmu, sama sekali," kata seorang warganet.
Baca Juga: Putus, Viral Wanita Rela Tempuh 9500 Km demi Hapus Kenangan Bersama Mantan
"Dia juga tanpa sadar merusak foto pernikahannya. Karena semua orang akan dipotret dengan baik lengkap dengan riasan mereka, sementara temannya tidak. Sehingga dia juga akan mengalihkan perhatian dari pengantin wanita," lanjut yang lain.
"Sekarang pada menit terakhir setelah memeras tenaga OP (Original Poster) dan apa yang dia inginkan adalah OP untuk tidak memakai makeup. Jangan datang OP, dia cemburu padamu, dia selalu cemburu," tutur lainnya.
"Kamu tetap harus dandan apa pun yang dikatakan oleh sahabatmu. Tapi sahabat apa yang berbicara seperti itu kepadamu?" pungkas yang lain.
Pada unggahan yang sama, wanita tadi juga mengaku telah banyak membantu persiapan pernikahan sahabatnya. Ia bahkan sampai mengambil cuti demi membantu sang sahabat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026
-
Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?