Ini yang Tidak Boleh Anda Lakukan
Terlalu banyak memberi hiasan rumah.
Ingat pepatah "berlebihan itu tak baik'? hal ini pun ternyata berlaku dalam hal mendekorasi rumah minimalis. Misal, menempatkan terlalu banyak hiasan rumah di atas meja atau lemari.
Alih-alih ingin membuat rumah tampak cantik, terlalu banyak hiasan rumah malah akan membuat ruangan tampak kotor dan semrawut.
Atur tata letak hiasan rumah sesuai selera Anda. Akan lebih baik jika Anda mengelompokkan hiasan tersebut sesuai tema agar lebih seragam.
Ingat, selalu beri jarak antara satu hiasan dengan yang lainnya meski hanya beberapa inchi agar memperlihatkan banyak ruang kosong. Dalam mengatur tata letak pertimbangkan juga faktor keserasian.
Menggunakan gorden untuk jendela.
Aturan utama dalam mendekorasi rumah minimalis adalah lebih simple lebih baik. Untuk penutup jendela pilih gunakan krey ketimbang kain gorden. Penggunaan gorden hanya akan mempersempit tempat. Sementara penggunaan krey lebih bisa menghadirkan kesan bersih, terbuka dan menonjolkan keindahan arsitektur.
Pilih krey berbahan bambu atau kayu untuk memunculkan kesan natural. Krey berbahan plastik atau alumunium bisa menghadirkan kesan mewah dan elegan.
Namun jika Anda tetap ingin menggunakan kain gorden, sebaiknya jangan menggantungkan kain gorden terlalu rendah atau di bawah frame jendela. Gantung gorden sedikit lebih dekat dengan langit-langit rumah untuk memunculkan kesan ruangan yang tinggi. Sedangkan untuk menampilkan kesan lebar, Anda bisa menggantungkan gorden yang lebih lebar dari ukuran frame jendela.
Memepetkan furnitur ke dinding.
Rumah minimalis membutuhkan lebih banyak ruang terbuka dan berudara. Memberi ruang, meski hanya beberapa inchi, antara dinding dan sofa, lemari, atau meja bisa membuat ruang tamu yang sempit menjadi terlihat lebih luas dan menciptakan aliran udara.
Dari sisi seni, furnitur yang terlalu mepet ke dinding hanya akan terlihat kaku. Terlalu memepetkan furnitur ke dinding juga bisa berpotensi membuat dinding menjadi lembap, menimbulkan jamur, serta membuat warna cat cepat rusak. Namun Anda bisa memepetkan furnitur untuk mengisi bagian sudut ruangan yang kosong.
Baca Juga: Dekorasi Rumah yang Indah Bisa Bantu Hilangkan Suntuk Penghuninya
Itulah aturan-aturan yang bisa Anda ikuti dalam mendekorasi rumah minimalis. Anda bisa berkreasi sendiri untuk menciptakan dekorasi rumah sesuai selera.
| Published by Rumah.Com |
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS
-
Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho
-
Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0
-
Ironi Febrie Adriansyah: Ngaku Dikriminalisasi Usai Sering Lakukan Itu Saat Berkuasa?