Suara.com - Pendidikan menjadi salah satu modal utama menghadapi ketatnya bursa pencarian kerja. Dengan pendidikan yang baik, maka kesempatan mendapatkan pekerjaan idaman juga semakin besar.
Itu juga yang membuat banyak anak Indonesia memiliki mimpi untuk bisa mengenyam bangku pendidikan di universitas favorit mereka.
Menurut CEO sekaligus pendiri aplikasi goKampus - Nathan Santoso, saat ini siswa SMA dan sederajat bisa mencoba mendaptar ke beberapa kampus sekaligus, hanya dalam satu aplikasi.
Ia mengatakan bagaimana aplikasi teknologi pendidikan dapat menjadi salah satu solusi memberikan informasi dan men-spesifikasi minat siswa dalam mencari perguruan tinggi pilihan.
Lewat aplikasi teknologi pendidikan, siswa bisa mendaftar ke banyak universitas sekaligus, mencari beasiswa, mengurus kegiatan dan acara kampus, sampai mencari tempat magang dan bekerja setelah lulus kuliah.
"Kami selalu berjuang untuk mempermudah akses pendidikan yang tinggi untuk anak Indonesia melalui kerja sama dengan lebih dari 400 kampus dalam dan luar negeri," kata Nathan dikutip Suara.com dari siaran pers, Rabu (16/6/2021).
Salah satu keunggulan teknologi pendidikan adalah, siswa bisa mendapat konfirmasi penerimaan universitas hanya satu jam setelah mereka mendaftar dan mengunggah nilai rapor ke aplikasi lewat program Instant Approval.
"Program Instant Approval ini memudahkan pelajar yang ingin daftar kuliah. Tidak perlu mengisi berlembar-lembar formulir untuk daftar ke banyak universitas, cukup dengan mengunggah rapor kelas 10-12 SMA ke aplikasi, dalam satu jam akan mendapatkan konfirmasi penerimaan kuliah dari kampus-kampus rekanan kami," tambahnya.
Aplikasi ini juga memungkinkan siswa yang masih belum menentukan jurusan kuliah, untuk dapat melakukan konsultasi secara langsung lewat fitur Drop Your Transcript.
Baca Juga: 5 Universitas Terbaik untuk Kuliah Pariwisata di Bali
"Ternyata masih banyak pelajar SMA yang masih belum yakin dengan pilihan jurusan dan universitas yang dituju. Dengan bantuan dari tim, fitur ini diharapkan bisa membuat siswa SMA semakin yakin untuk daftar kuliah."
Nathan menambahkan, aplikasi teknologi pendidikan ini dibentuk sebagai bentuk partisipasi dalam membantu anak-anak Indonesia bisa kuliah di kampus yang mereka inginkan dan di jurusan yang mereka cari hanya melalui satu aplikasi.
"Kami memiliki visi besar membuat aplikasi untuk bisa membantu anak-anak Indonesia pasti bisa kuliah. Apapun pilihan kampus yang mereka inginkan serta jurusan yang ingin mereka pelajari di dalam maupun di luar negeri, kami menyediakan semua aksesnya," pungkasnya.
Belum lama ini, goKampus juga telah merilis logo baru mereka bertepatan dengan pengumuman SBMPTN 2021 pada 14 Juli 2021 lalu. Creative Head goKampus - Ezra Adhitya mengatakan, timnya merancang logo baru tersebut dengan filosofi dapat menginspirasi para pelajar di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda