Suara.com - Rebahan merupakan istilah yang belakangan hits untuk menggambarkan seseorang yang tidak produktif atau hanya bermalas-malasan. Penikmat aktivitas ini biasanya disebut sebagai kaum rebahan.
Di Korea Selatan, ada sebuah lomba yang sepertinya sangat cocok untuk kaum rebahan, nih. Peserta lomba ini hanya perlu bersantai atau leha-leha di sebuah hutan di Jeju yang biasa dijuluki sebagai "healing forest".
Melansir World of Buzz, lomba tersebut diberi nama Space Out Competition. Peserta diwajibkan untuk tidak melakukan apa pun selama 90 menit penuh dan akan diawasi oleh juri.
Pemenang kompetisi ini akan ditentukan lewat pengukuran detak jantung. Peserta dengan detak jantung terendah dan paling stabil nantinya akan keluar sebagai pemenang.
Kompetisi Space Out diciptakan pada tahun 2014 oleh seniman Korea Selatan bernama WoopsYang. Ia membuat kompetisi ini sebagai bentuk protes terhadap masyarakat Korea Selatan yang hidup serba cepat.
Kompetisi ini tetap berlangsung meski dunia dilanda pandemi COVID-19. Di mana pada tahun 2020 digelar secara online dan tahun ini kembali dilakukan secara langsung di Jeju.
Menurut WoopsYang, orang lebih membutuhkan waktu bersantai di tengah pandemi sehingga menganggap kompetisi ini sangat dibutuhkan sekarang.
"Dunia yang dilanda pandemi membutuhkan Space Out lebih dari sebelumnya. Kami memiliki banyak waktu henti di rumah kami, tetapi kami menghabiskan waktu itu untuk stres karena virus dan merasa cemas," kata WoospYang dilansir Washington Post, Jumat (18/6/2021).
Pendapat itu senada dengan pernyataan prikiater klinis di Rumah Sakit Kangbung Samsung Seoul, Shin Dong Won. Ia menyebutkan bahwa otak manusia membutuhkan istirahat mental untuk membebaskan diri dari siklus kecemasan berlanjut di masa pandemi.
Baca Juga: Sekolah Daring Disoal Dede Yusuf: Sekarang Ada Generasi Rebahan Mas Menteri
Sementara itu, kompetisi Space Out tidak hanya dilakukan di Korea Selatan saja. Melansir website resmi, kompetisi ini sudah digelar di beberapa negara seperti Belanda, Hong Kong, hingga Beijing.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Profil Ze Pedro, Eks Benfica dan Portugal yang Latih Timor Leste Lawan Timnas Indonesia
-
2 Varian Sunscreen Anessa untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Bisa Mengurangi Flek Hitam
-
Dulu Janji di Depan KPK Tak Mau Korupsi, Bupati Pemalang Anom Malah Kena OTT
-
Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
-
Rawan Ambles, Jalur Kereta Api di Dekat Lumpur Lapindo akan Dialihkan
-
Cukur Kamboja 5-1, Timnas Indonesia Belum Aman: Skenario Lolos Semifinal Piala AFF 2026 Masih Rumit
-
Jufri Rahman: Wastra Sulsel Terus Dikembangkan Agar Berdaya Saing
-
Profil Hendi Prio Santoso: Dari Dirut PGN, MIND ID Hingga Resmi Jadi Koruptor
-
Daftar Harga Mobil Listrik BYD 2026: Cek Budget Kamu Mulai Rp199 Juta Sampai Rp750 Juta
-
Emas 1 Kg hingga Bisnis SPBE: Upeti Mewah Moch Mahrus demi Menguras Dana Hibah Jatim