Suara.com - Saat sedang santai di rumah, kebanyakan orang mungkin memilih berbaring di tempat tidur atau sofa alias rebahan. Kebiasaan rebahan, terutama oleh anak-anak muda, sambil bermain ponsel bisa saja dilakukan selama berjam-jam atau bahkan seharian.
Setelah itu tanpa sadar tubuh tiba-tiba terasa pegal meskipun tidak melakukan gerakan apa pun. Kenapa bisa demikian?
Medical expert Combhipar dr. Edo Adimasta menjelaskan bahwa ketika sedang rebahan sebetulnya ada bagian tubuh atau otot tertentu yang tertekan. Sehingga peredaran darahnya terganggu.
"Peredaran darahnya kurang lancar atau itu ternyata tekanannya lebih karena menopang berat badan. Karena peredaran darah tidak lancar itu yang bisa menyebabkan nyeri atau pegal-pegal," jelas dokter Edo dalam webinar Combhipar, Selasa (15/6/2021).
Ia menambahkan, ketika tubuh berbaring ada bagian otot yang melakukan kontraksi akibat tekanan tersebut. Tetapi ada juga yang tidak kontraksi. Rasa pegal itu bisa terjadi pada otot yang mengalami kontraksi terus menerus.
"Kalau yang kontraksi terus-menerus tidak berubah, itu bisa penyebab kontraksi otot dan peredaran darah tidak baik," ucapnya.
Dalam webinar serupa, Sport Physical fisioterapi Asep Azis, SST. Ft., menambahkan bahwa tekanan yang terus menerus akibat rebahan juga menyebabkan otot kekurangan suplay oksigen.
Saat otot kekurangan oksigen maka akan terangsang saraf perasa nyeri di otot akan aktif. Sehingga seseorang bisa mengalami pegal-pegal meski hanya rebahan.
"Di sendi otot itu ada perangsang nyeri tapi tidak aktif kalau tidak ada pemicunya.itu juga sensitifitas nyeri setiap orang berbeda-beda," ucapnya.
Baca Juga: Sering Disepelekan, Ini 4 Tips Atasi Sakit Leher karena Bekerja di Rumah
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapa yang Meminta Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI?
-
Skandal Sepak Bola China: Eks Everton dan 72 Pemain Dijatuhi Sanksi Seumur Hidup
-
Iman Rachman Mundur, Penggantinya Sedang Dalam Proses Persetujuan OJK
-
Purbaya: Mundurnya Dirut BEI Sentimen Positif, Saatnya Investor 'Serok' Saham
-
5 Fakta Menarik Cheveyo Balentien: Pemain Jawa-Kalimantan yang Cetak Gol untuk AC Milan
Terkini
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink