Suara.com - Kim Kardashian diketahui mengunjungi Vatikan bersama supermodel Inggris, Kate Moss, Selasa (29/6/2021) waktu setempat. Seperti biasa, Kim tampil seksi dalam kunjungan tersebut.
Kim terlihat mengenakan dress brokat model off-shoulder warna putih dengan potongan kecil di bagian pinggang. Baju ini termasuk koleksi musim gugur dari perancang fesyen Meksiko, Victor Barragan.
Pilihan busana ini dianggap melanggar dress code pengunjung Vatikan. Melansir The Cut, pengunjung Vatikan dilarang mengenakan pakaian yang memperlihatkan lutut, pundak, atau dada.
Pilihan brokat atau renda dengan warna putih juga dianggap mendobrak aturan Vatikan. Baju dengan bahan dan warna tersebut mestinya hanya boleh dipakai ke Vatikan oleh petinggi Katolik.
Seketika Kim Kardashian menjadi bahasan yang hangat di media sosial. Banyak kritik yang disampaikan oleh warganet atas pilihan busana wanita berusia 40 tahun itu.
"Betapa tidak hormatnya Kim Kardashian muncul di Vatikan dengan pakaian seperti itu," celetuk seorang warganet.
"Kalian ingin tahu seberapa jatuhnya peradaban kita? Kim Kardashian mengenakan ini ke Vatikan dan tidak ada yang menghentikannya," imbuh yang lain.
"Di dunia bagian mana pakaian ini dianggap pantas untuk dikenakan saat kunjungan ke Vatikan?" tutur lainnya.
Meski begitu, Vogue melaporkan bahwa sebenarnya ada makna yang terkandung dalam pakaian seksi Kim Kardashian. Hal tersebut disampaikan sendiri oleh Victor Barragan selaku perancang baju tersebut.
Baca Juga: Curhat Selebgram Kembaran Kim Kardashian, Diejek karena Ukuran Tubuh Plus
"Koleksi ini adalah tentang seksualitas sebagai kekuatan dan perlindungan dari dominasi patriarki yang meluar seperti diterapkan di Brujeria pada abad ke-16 yang mungkin masih beresonansi hari ini," jelas Victor Barragan kepada Vogue.
"Ada rasa pemberdayaan perempuan di seluruh koleksi tersebut. Dicampur dengan pesona nokturnal," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan