Suara.com - Seorang wanita mengungkap triknya membalas pesan berbau body shaming dari pria yang hendak kencan dengannya. Curhat wanita tersebut viral setelah dibagikan di media sosial TikTok.
Melansir The Sun, pengguna TikTok bernama Sydney Weise tersebut membagikan isi chatnya dengan seorang pria. Sydney awalnya hendak pergi kencan buta.
Meski begitu, wanita ini mendadak mendapat pesan dari si pria. Rupanya, pria ini ingin bertanya berapa berat badan Sydney.
Tak hanya itu, si pria beralasan bahwa ia pernah ditipu saat kencan buta sebelumnya. Oleh karena itu, pria ini ngotot ingin tahu berapa berat badan pasangan kencan.
"Jujur saja aku hanya ingin memastikan kau tidak besar seperti itu. Aku tidak butuh seorang model, tapi aku hanya tidak mau ditipu lagi," tulis pria ini.
Meski kaget, Sydney bertanya apa yang dimaksud pria ini dengan "ukuran besar". Namun, pria tersebut malah menegaskan bahwa ia memiliki preferensi sendiri soal berat badan.
Sadar bahwa pria tersebut melakukan body shaming, Sydney pun langsung membatalkan acara kencan mereka. Ia balik membalas bahwa dirinya bukan wanita yang dicari.
"Tidak apa-apa jika kau punya preferensi. Aku oke dengan itu, tapi aku bukan tipemu, jujur saja," balas Sydney.
Di sisi lain, pria tersebut menulis bahwa ia tidak mencari seorang model karena dirinya juga punya badan gemuk.
Baca Juga: Mengulik Keamanan Aplikasi Kencan, Kini Lebih Aman tapi...
Pada akhirnya, Sydney pun langsung mengucapkan selamat tinggal dan menutup percakapan karena mengalami bodyshaming.
Keputusan wanita ini untuk membatalkan kencan juga panen pujian warganet.
"Punya preferensi tidak apa-apa, tapi caranya berbicara sangat tidak nyaman. Aku lega kau memilih menjauh."
"Semua orang boleh punya tipe tapi itu tidak mengubah fakta bahwa kau tidak boleh bersikap merendahkan," tulis komentar lain.
"Aku bertepuk tangan untuk responsmu yang dewasa. Ini menunjukkan jika kau cinta dan menghargai dirimu sendiri," tambah komentar lain membenarkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Bosan dengan Hiruk Pikuk Kota? Temukan Oase Ketenangan Ramadan di Pinggir Pantai Dekat Jakarta
-
5 Shio Paling Beruntung pada 25 Februari - 1 Maret 2026, Banjir Rezeki!
-
9 Tips Puasa Anti Haus, Hindari Minum Ini Biar Kuat sampai Maghrib
-
Jenis Buah yang Baik dan Tidak Dianjurkan Dikonsumsi Saat Berbuka Puasa
-
Sering Lupa Baca Doa Buka Puasa, Bagaimana Hukumnya?
-
Pembagian THR Paling Lambat Kapan? Tidak Boleh Dicicil, Cek Batas Waktunya
-
5 Cushion dengan Refill yang Lebih Hemat dan Praktis Mulai Rp70 Ribuan
-
Cara Daftar Mudik Gratis BTN 2026 dan Info Detail Perjalanan
-
Kronologi Pelecehan Seksual Sutradara terhadap Anak di Bawah Umur Berkedok Casting Film
-
Jadwal Buka Puasa Semarang Hari Ini 24 Februari 2026, Cek Panduan Resmi Kemenag