Suara.com - Menulis jurnal tentang aktivitas sehari-hari mungkin sudah Anda lakukan secara rutin. Bagaimana dengan menulis jurnal tentang kehidupan seks?
Dikatakan bahwa menulis jurnal seks dapat membantu dalam kehidupan seksual. Tidak hanya intropeksi cara memuaskan pasangan, menulis jurnal seks juga membantu memahami kesehatan seksual Anda.
Tentunya, tulisan pada jurnal seks bukan semata-mata tentang momen indah dan gairah. Hal ini diungkap oleh psikiater Dr. Rahul Khemani.
“Jurnal seks bukan hanya mendokumentasikan momen gairah dan kesenangan saja, tapi juga kesempatan untuk refleksi. Juga membantu Anda untuk memahami apa yang dibutuhkan, bagaimana pola seks-nya, bagaimana foreplay-nya,” ungkapnya yang dikutip dari Healthshots.
Ada enam alasan mengapa menulis seks jurnal sangat perlu Anda lakukan. Berikut alasannya:
Membantu dan memproses pengalaman seks
Jurnal seks bisa memberikan pengalaman sekaligus proses dalam kehidupan seks Anda.
Pengalaman seks yang ditulis lewat jurnal bisa membantu Anda untuk kehidupan seks selanjutnya.
Bila tidak punya pasangan, Anda bisa tulis pengalaman seksual di masa lalu. Mulai dari hasrat seksual maupun masturbasi.
Baca Juga: Beda dengan Pria, Ternyata Ini Waktu Saat Wanita Mencapai Puncak Hasrat Seksual
“Jurnal seks dapat membantu Anda memproses kehidupan seks, tidak peduli seperti apa bentuknya,” ungkap dokter kandungan dan ginekolog dr. Aruna Kalra dari Rumah Sakit CK Birla, Gurugram.
Bisa membantu untuk sadar diri
Dikatakan, menulis jurnal seks bisa membantu Anda untuk sadar diri dari pola dan kesalahan seks yang tidak sehat. Dengan cara ini Anda akan terhindar dari pola seks yang negatif.
Selain itu, jurnal seks juga bisa menyadarkan diri Anda apa yang dibutuhkan dan apa yang disukai.
Karenanya, ini bisa membantu Anda untuk mendapat pengalaman dalam kehidupan seksual.
Bisa belajar tentang seks dan perasaan
Berita Terkait
-
Jurnal Pagi: Sentuhan Sederhana yang Mengubah Literasi dan Karakter Siswa
-
Sisi Gelap Piala Dunia 2026, NYPD Siaga Hadapi Lonjakan Perdagangan Seks
-
Singa di Media Sosial, Anak Kucing di Ruang Kuliah: Mengapa Kita Gagap Menulis Ilmiah?
-
Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
-
Viral Santriwati Ngaku Hamil Tanpa Hubungan Intim, Logika Publik Berontak
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan