Suara.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat alias PPKM Darurat membuat popularitas empon-empon meroket.
Dilansir ANTARA, empon-empon hingga buah jeruk menjadi komoditas yang cukup laris dibeli secara daring PPKM darurat yang diterapkan di Pulau Jawa dan Bali.
Hal itu disebutkan oleh Head of Marketing Communications Sayurbox Oshin Hernis dalam konferensi pers virtual perayaan empat tahun layanan Sayurbox melayani di Indonesia.
"Ini memang empon-empon yang paling terpopuler. Jadi kita ada siapkan sudah satu paket isinya rempah- rempah semua. Ada jahe, kunyit, sereh itu kita paketkan sehingga bisa mempermudah masyarakat yang cari empon- empon," kata Oshin dalam acara yang diselenggarakan virtual itu.
Tren populernya empon- empon ini tidak hanya terjadi di masa PPKM darurat, sebelumnya pada saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) komoditas ini menjadi buruan masyarakat Indonesia.
Selain produk herbal ini, buah jeruk menjadi produk kedua yang paling banyak dicari oleh masyarakat yang tetap berada di rumah saja akibat PPKM darurat.
"Buah jeruk itu dicari mungkin karena kita tahu manfaatnya bisa meningkatkan imunitas. Dia kan mengandung vitamin C ya yang memang bisa memperkuat imun tubuh," kata Oshin.
Sementara untuk komoditas ketiga yang terpopuler di masa PPKM darurat khusus dari produk Sayurbox adalah paket “Imunne Booster”.
Paket itu terdiri dari pilihan sayur, buah, karbohidrat, protein, dan susu yang bisa dikirim untuk anda yang ingin paket praktis menjaga kesehatan di tengah meningkatkan potensi penyebaran virus SARS-CoV-2.
Baca Juga: 7 Rempah Diburu Bangsa Eropa, Manfaat Empon-Empon Kunyit Sudah Terkenal
Tidak hanya untuk dikonsumsi sendiri, paket ini pun bisa berguna untuk diberikan sebagai dukungan logistik bagi keluarga maupun kolega yang harus menjalani isolasi mandiri.
Selama satu tahun pandemi COVID-19 berlangsung sejak 2020, tercatat peningkatan jumlah transaksi mencapai 3 kali lipat untuk pemesanan produk- produk di layanan Sayurbox.
Sayurbox memastikan tetap menjaga bahan- bahan pangan dan produk yang dijualnya memiliki kesegaran paling alami agar konsumen bisa mendapatkan bahan berkualitas yang dapat diolah untuk menjaga kesehatan tubuh di tengah kondisi pandemi ini. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Korban Tewas Tembus 103 Jiwa! Prabowo Baru Tinjau Gempa NTT di Hari ke 11 Setelah Kejadian
-
Produksi Meledak 758%, EMAS Tancap Gas Besarkan Tambang Pani
-
Cara Cek Nomor BPOM Skincare, Langkah Mudah untuk Hindari Produk Berbahaya
-
Menjaga Rumah Gajah: Wagub Jihan Ajak Warga Jadi Mata di Belantara Way Kambas
-
5 Cara Mengatur Rumah Menurut Feng Shui agar Tenang dan Mendatangkan Rezeki
-
Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2, Keberanian Para Penyihir Muda
-
Lenovo Legion Y700 Infinite Meluncur, Tablet Gaming dengan OLED 165Hz dan Snapdragon 8 Elite Gen 5
-
Jelang Muktamar ke-35 NU Muncul Isu Pengondisian Peserta
-
Merpati Rp305 Juta di Tengah Bencana dan Efisiensi: Seberapa Penting Belanja Seremoni HUT RI?
-
Sulsel Tembus 100 Persen Penerapan Manajemen Talenta ASN, Kepala BKN: Gubernurnya Andi Sudirman