Suara.com - Selain kaya akan budaya, Indonesia juga kaya akan tradisi kulinernya. Setiap daerah di Indonesia memiliki kuliner asli dengan cirikhasnya masing-masing.
Salah satunya camilan tradisional khas Indonesia. Walaupun saat ini menjamur camilan dengan inovasi baru, camilan asli Indonesia tetap berjaya. Bahkan peminatnya juga terus bertambah.
Banyaknya camilan autentik yang beredar di Indonesia ini terkadang membuat kita sulit menentukan pilihan. Dikutip dari keterangan pers yang diterima Suara.com, Selasa (13/7/2021), simak 5 camilan asli Indonesia yang tidak lekang oleh waktu berikut ini :
1. Keripik
Camilan yang satu ini, paling banyak dikenal oleh masyarakat. Dari mulai keripik kentang, keripik singkong, keripik pisang, keripik ubi dan lain sebagainya. Tentunya banyak sekali yang menjual dengan berbagai macam merk, bahkan tersedia juga dalam bentuk curah.
Sebenarnya jika ingin membuat sendiri tidaklah terlalu sulit. Hanya perlu mengiris tipis bahan yang akan dijadikan keripik, lalu digoreng menggunakan minyak. Untuk menambah rasa yang gurih, tinggal mencampur bahan dengan garam, bawang merah, bawang putih, atau lada.
Banyak juga yang mengkreasikannya dengan rasa pedas atau manis, tergantung selera. Camilan keripik ini juga tidak pernah lekang oleh waktu, karena hingga kini, masih banyak penggemar sekali berbagai jenis keripik ini.
2. Cireng
Camilan yang berasal dari Jawa Barat ini merupakan salah satu camilan favorit di Indonesia, yang mudah ditemukan. Biasanya dijual di beberapa tempat makan, atau di supermarket dalam keadaan belum digoreng (frozen).
Baca Juga: 5 Pilihan Camilan Sehat untuk Menemani Nonton Final Euro 2020
Cireng terbuat dari campuran tepung kanji, tepung terigu, air, merica bubuk, garam, bawang putih, kedelai, dan daun bawang yang kemudian dicampur menjadi adonan berbentuk lingkaran datar dan digoreng menggunakan minyak.
Cireng juga dilengkapi dengan bumbu tambahan yaitu bumbu rujak yang rasanya pedas manis. Saat terbaik untuk menikmati cireng adalah saat cireng masih dalam keadaan panas setelah digoreng.
3. Rengginang
Rengginang berasal dari Jawa Barat, Banten. Awalnya orang zaman dahulu ingin membuat tapai ketan namun bahan ragi mereka kosong dan akhirnya beras ketan yang sudah dikukus tersebut dibentuk bulat kecil, dijemur, dan digoreng (dikenal dengan nama Rengginang).
Ternyata, malah banyak orang yang menyukai rengginang tersebut, sehingga saat ini rengginang masih eksis dijual di beberapa tempat. Saat ini, rengginang sudah berinovasi dengan berbagai macam varian rasa seperti balado, cokelat, green tea, stroberi, hingga sate ayam.
4. Pisang Sale
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Mesin Cuci Front Loading Langsung Kering Tanpa Jemur, Baju Bisa Langsung Dipakai
-
5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026
-
5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan
-
7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal
-
Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas
-
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir
-
Kemenekraf Dukung IDD Pavilion Tembus Dunia, Target Ubah Citra Indonesia Jadi Pusat Desain Global
-
Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas
-
5 Serum Anti Aging Ampuh untuk Hilangkan Kerutan Wajah
-
5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama