Suara.com - Selama masa Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, sejumlah aturan pun mulai diberlakukan. Salah satunya adalah larangan restoran untuk melayani makan di tempat.
Meski demikian, sejumlah tempat usaha masih nekat melayani pembeli untuk makan di tempat. Salah satu contohnya tampak pada unggahan akun TikTok @oamet_o.
Saat itu, salah satu restoran tampak terkena razia satpol PP karena masih melayani pemebli yang makan di tempat. Namun rupanya, ada yang membuat banyak orang salah fokus.
Dalam video tersebut, terlihat sepasang muda-mudi yang tengah bercengkrama. Pasangan itu menikmati momen romantis mereka di bagian atas restoran sembari bercanda tawa.
Dari kejauhan keduanya terlihat asyik bermain batu gunting kertas. Bagi orang yang kalah, dia akan mendapat hukuman ringan dari pasangannya.
Sedang dimabuk asmara, tampaknya sepasang kekasih ini tak menyadari situasi yang tengah terjadi. Tepat di bawah mereka tampak mobil satpol PP yang terparkir dan petugas yang sedang melakukan razia.
"Kalo udah urusan bucin, satpol PP juga males ngurusinnya," tulis pengunggah dalam video itu.
Benar saja, tak ada satu pun orang yang menegur mereka. Satpol PP pun pergi begitu saja tanpa menghiraukan sepasang muda mudi yang tengah memadu kasih ini.
Video ini pun kemudian menarik banyak perhatian warganet. Ribuan komentar memenuhi unggahan ini.
Baca Juga: Penyebar Pesan Berantai Ajak Demo Menentang PPKM Darurat Diburu Polisi
"Dunia milik berdua, yang lain ngontrak bosku," komentar seorang warganet.
Warganet lainnya ikut berkomentar. "Bisa-bisanya mereka santuy main suit padahal di bawah lagi ada razia dan banyak satpol PP," ujar warganet ini.
"Sumpah ngakak banget lihat mereka santai begitu," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Rabu (14/7/2021), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 2 juta kali di TikTok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan