Suara.com - Dalam buku, karya ilmiah, hingga teks pidato, kerap dibutuhkan kata pengantar di halaman pertama sebelum seseorang membaca karya ilmiah tersebut.
Tapi sebenarnya, apa sih kata pengantar itu, dan bagaimana cara membuat kata pengantar?
Mengutip Ruang Guru, Kamis (14/7/2021), kata pengantar adalah salah satu bagian awal (pendahuluan) dari sebuah karya ilmiah.
Umumnya, di dalam kata pengantar ini, penulis mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada pihak yang telah membantunya menyelesaikan karya tersebut.
Selain itu tak jarang juga penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun guna penyempurnaan karya tulis yang akan dibuat selanjutnya.
Cara membuat kata pengantar
Berhubung kata pengantar dalam sebuah karya tulis ilmiah itu umumnya hanya 1 halaman, maka penulis perlu menyesuaikan isi kata pengantar agar tidak terlalu panjang dan lebih bermakna ketika dibaca.
Adapun beberapa poin yang perlu memperhatikan dalam membuat kata pengantar, sebagai berikut:
1. Bagian Pembuka
Pada bagian pembuka, kata pengantar umumnya terdiri dari ucapan syukur serta terima kasih dari penulis.
Ucapan syukur dan terima kasih tersebut ditujukan oleh penulis kepada Tuhan serta pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunan karya tulis tersebut.
Baca Juga: Cara Membuat Daftar Pustaka yang Rapi dan Benar
2. Penyampaian Isi
Bagian isi kata pengantar yakni menyampaikan sedikit tentang informasi karya tulisnya. Misal, kata pengantar dalam karya tulis ilmiah yang karya tulisnya berupa makalah penelitian, berarti isinya berupa penyampaian gambaran umum dari makalah tersebut.
3. Bagian penutup
Biasanya di bagian penutup kata pengantar penulis akan menyampaikan permohonan maaf serta permintaan kritik dan saran yang membangun.
Permohonan maaf ini ditujukan ke pembaca karena penulis merasa jika karya tulis yang nantinya dibaca itu ternyata di bawah ekspektasi pembacanya.
Lalu, penulis meminta kritik dan saran yang membangun guna memperbaiki karya tulis selanjutnya yang akan dibuat. Tidak lupa pada bagian akhir dituliskan tempat dan tanggal penyusunan karya tulis beserta nama penulis atau penyusunnya.
Contoh kata pengantar:
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kami sehingga kami bisa menyelesaikan makalah ilmiah tentang Manfaat Bank Sampah Bagi Lingkungan.
Tidak lupa juga kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut memberikan kontribusi dalam penyusunan makalah ini. Tentunya makalah ini tidak akan bisa maksimal jika tidak mendapat dukungan dari berbagai pihak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
5 Sifat dan Karakter Utama Zodiak Cancer Pria, Hangat di Balik Kesan yang Misterius
-
Makin Colorful Makin Centil, Bagaimana Outfit Berwarna Tetap Enak Dilihat?
-
DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp 158 Miliar Akhirnya Cair
-
Jaga Warisan Kuliner Sejak 1992, Sugi Wahyuni Kembangkan Terasi Kumbe Bersama BRI
-
PDIP Buka Suara Soal Akun Instagram Jokowi yang Sempat Unggah Hoaks Melva Pardede
-
Review Film Songs of Earth: Perjalanan Anak Mengenal Ayahnya Lebih Mendalam
-
Bupati Enrekang Gabung Gerindra, Ketua Nasdem Sulsel: Jangan Lupa Diri
-
Mengenal Hijab Dimsum, Tren Pashmina Keriting yang Dilirik Gen Z Bikin Gaya Makin Unik!
-
Kisah Nursia, Perintis Usaha Ikan Asal Sorong yang Sukses "Naik Kelas" Bersama BRI
-
Pengungsi Gempa NTT Menyusut 4.142 Orang, Ribuan Rumah Masih Rusak Berat