Suara.com - Seorang ibu baru-baru ini mengaku khawatir dengan nama yang diberikan kepada anak perempuannya. Dia merasa nama tersebut bisa menuai ejekan di masa yang akan datang.
Memangnya nama seperti apa yang diberikan oleh ibu ini untuk putrinya? Melansir Mirror, Kamis (22/7/2021), ibu tersebut menamai anaknya Alexa.
Sekilas tidak ada yang salah dengan nama tersebut. Tapi bagi orang yang tinggal di Amerika seperti ibu ini, nama Alexa identik dengan asisten canggih dan cerdas yang dikembangkan oleh Amazon.
Dia yakin bahwa putrinya yang sekarang baru berusia 2 tahun akan mendapat ejekan karena namanya Alexa. Ibu ini pun mulai mempertimbangkan untuk mengubah nama sang anak.
"Saya 100% yakin dia akan dikucilkan, diintimidasi, dan diejek karena dipanggil ini (Alexa)," curhatan seorang ibu secara anonim.
"Saya sudah secara singkat mengungkapkan rencana saya kepada mantan pasangan dan dia dengan tegas berpikir bahwa namanya tidak akan diubah," lanjutnya.
Belakangan niat ibu itu semakin kuat setelah mendapat komentar kurang menyenangkan dari beberapa orang. Bahkan ayahnya sendiri sempat menganggap nama Alexa "lucu".
"Bahkan ayah saya sendiri yang punya Echo Dot (smart speaker Amazon) menganggapnya lucu ketika dia sedang bicara dengan Alexa tapi speaker-nya menjawab," cerita ibu itu lagi.
Masalah ini dianggap cukup serius oleh ibu tersebut sampai membuatnya tidak bisa tidur. Dia merasa telah menjebak putrinya seumur hidup dengan memberikan nama Alexa.
Baca Juga: Gabungan Ayah hingga Kakek, Nama Bayi di Filipina Ini Bikin Lidah Keseleo
"Saya hanya merasa seperti telah menjebaknya seumur hidup untuk disuruh mematikan lampu atau memainkan musik 80-an atau menceritakan lelucon yang buruk," tuturnya.
"Ini hampir seperti Amazon yang akan mengubah nama mereka, bukan? Ini benar-benar membuat saya tidak bisa tidur," pungkas ibunda Alexa.
Curhatan ibu ini mengundang banyak respons dari warganet. Beberapa menganggap nama itu bagus dan tak perlu diubah. Ada juga yang merasa alasan ibu ini berniat mengganti nama putrinya cukup konyol.
"Saya membayangkan bahwa seiring bertambahnya usia dan teknologi, Alexa tidak akan menjadi Alexa untuk waktu yang lama," ujar seorang warganet mencoba meyakinkan.
"Nah, tidak apa-apa! Itu nama yang tepat, itu indah, dan klasik. Ya itu suara tapi itu bahkan tidak akan masuk ke kepala saya kalau saya bertemu Alexa. Kalau Siri, mungkin," lanjut yang lain.
"Saya sarankan untuk membiarkannya sementara ini. Jika dia memutuskan untuk memakai nama lain ketika sedikit dewasa, tidak apa-apa. Saya pikir itu konyol untuk mengubah namanya untuk alasan yang konyol," komentar lainnya.
Bagaimana menurut kamu? Apakah ibu ini perlu mengubah nama putrinya atau tidak?
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung