Suara.com - Aktivitas belanja online memang praktis untuk dilakukan. Meski begitu, tidak sedikit pembeli dan pemilik olshop yang malah mengalami kesalahpahaman saat proses jual-beli.
Belum lama, seorang pemilik olshop asal Malaysia terancam dilaporkan oleh pembeli. Penyebabnya, pembeli salah paham dengan isi chat penjual.
Melansir World of Buzz, tangkap layar chat yang berisi kesalahpahaman tersebut dibagikan oleh akun TikTok @gajen_nad. Di sana, terlihat jika pembeli ingin belanja sandal.
Di awal percakapan, pembeli bertanya soal harga sepasang sandal merek Fendi. Ia juga mengungkapkan maksudnya untuk membeli sandal pria dan wanita.
"Hei berapa sandal Fendi. Ingin beli satu untuk pria, satu untuk wanita," ungkap pembeli ini dalam bahasa Inggris dan Melayu.
Pemilik olshop lantas membalas menanyakan ukuran sandal. Ia juga menjelaskan bahwa sandal yang dimaksud memiliki model unisex atau bisa dipakai semua jenis kelamin.
"Ukuran apa yang Anda mau? Sandal ini unisex, bisa dipakai pria dan wanita. Beri aku ukurannya. Aku akan menghubungi setelah salat Jumat," balas pemilik olshop.
Sayangnya, percakapan tersebut membuat pembeli salah paham. Alih-alih tahu arti unisex, pembeli mengira jika penjual sedang menawarkan untuk berhubungan seksual.
Tidak hanya itu, si pembeli marah dan memaki penjual. Ia juga mengancam akan melaporkan pemilik olshop tersebut.
Baca Juga: Tergiur Beli Kamera Harga Rp 40 Ribu di Online Shop, Barang yang Datang Bikin Trauma
"Kenapa kau bicara soal seks? Bodoh!"
"Aku akan melaporkanmu! Aku ingin membeli sandal, bukan seks!" lanjut pembeli tersebut.
Pengunggah video tersebut lantas menambahkan bahwa kesalahpahaman mungkin bisa dihindari jika keduanya tidak menggunakan istilah bahasa Inggris. Sejak dibagikan, unggahan tersebut viral di Facebook dan TikTok.
Tak cuma kocak, ulah pembeli tersebut juga memancing komentar warganet. Ada pula yang mengkritik pembeli karena langsung marah dan menggunakan kata-kata kasar.
"Itu bahasa Inggris dasar," tulis salah satu komentar.
"Pembeli bisa bertanya artinya alih-alih marah seperti seseorang baru saja mengejek ibunya."
"Inilah mengapa pendidikan itu penting."
"Haha, ada banyak orang seperti ini di luar sana, marah karena alasan yang salah," tambah komentar warganet lain yang gagal paham.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Prabowo Minta Anak 1 SD Belajar Bahasa Asing, DPR Ingatkan Tantangan Guru dan Fasilitas
-
Danantara Ingatkan Semua Pihak Jaga Ekonomi Tetap Kondusif demi Tarik Investor
-
Cerita di Balik Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi, Dari Refleksi Kemerdekaan Hingga Obrolan Politik
-
Prabowo: Prabowonomics Sebenarnya Marhaenisme, PDIP Sulit Tak Mendukung
-
Anggaran MBG di RABPN 2027 Sejumlah Rp240 Triliun
-
Target 150 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Disorot, Dinilai Abaikan Akar Ketimpangan
-
PT KIMA Siap Eksekusi Lahan Sengketa Usai Menang di Mahkamah Agung
-
Kisah di Balik Video Viral Kakek Roy Kebingungan di Halte Cawang Transjakarta
-
4 Shio Beruntung Besok 15 Agustus 2026, Akhir Pekan Dipenuhi Energi Positif
-
Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Bakal Ditinggal Orang Dekat: Saya Mencintai Dia