Suara.com - Seorang wanita membagikan kisahnya yang kini sukses menjadi model lingerie untuk Marks and Spencer's. Padahal, ia sempat dianggap tak pantas menjadi model.
Mia Mauge adalah wanita 55 tahun yang ikut dalam kampanye lingerie New Neutrals milik brand Marks and Spencer's. Mia juga sekaligus mewujudkan mimpinya saat masih sekolah.
"Jika kau berkata kepadaku setahun lalu bahwa aku akan menjadi model untuk kampanye M&S, aku akan bilang kau sudah gila," ungkap Mia seperti dilansir dari The Sun.
Mia pernah mengungkapkan mimpinya untuk menjadi model ketika masih sekolah. Namun, seorang guru menganggap bahwa mimpi Mia tersebut tidak realistis.
"Saat sekolah, penasihat karirku bertanya apa yang ingin kulakukan dan aku langsung menjawab menjadi model."
"Tapi dia melihatku seolah-olah aku konyol dan berkata, 'Mari mencari pilihan yang lebih realistis' dan mengarahkanku menjadi perawat."
Mia Mauge sendiri akhirnya berprofesi sebagai jurnalis di bidang musik. Namun, setahun lalu ia mulai membuka akun Instagram.
Sejak saat itu, pengikuti Mia mulai bertambah. Ia juga diajak bekerja sama dengan empat agensi model, tapi sempat merasa tidak percaya diri.
Meski begitu, Mia akhirnya memberanikan diri untuk mencoba karir baru. Wanita 55 tahun tersebut akhirnya bisa menjadi model untuk Marks and Spencer's.
Baca Juga: Curhat Pengantin Wanita Punya Ibu Super Pelit, Dapat Kado Pernikahan Lingerie Bekas
Di sisi lain, Marks and Spencer's memang tengah merilis pakaian dalam yang ditujukan untuk berbagai macam warna kulit. Brand ini juga mencari model di atas umur 50 tahun.
"Aku tidak pernah punya rasa percaya diri untuk berpose di lingerie sebelumnya, tapi kampanye ini telah membuatku merasa positif dan bangga untuk merepresentasikan perempuan lainnya," tambah Mia.
Selain karena perkataan gurunya saat sekolah, Mia juga sempat kehilangan rasa percaya diri karena rambutnya beruban di usia muda. Hal tersebut terjadi tak lama setelah ia menjadi ibu.
"Umurku 31 dan aku merasa takut. Aku ingat berpikir: aku sudah menyerahkan karirku, aku ibu rumah tangga dengan berat badan yang bertambah, dan sekarang aku punya rambut abu-abu. Ini tidak mungkin terjadi padaku," kenangnya.
Mia menghabiskan 19 tahun mengecat rambutnya agar tidak ketahuan jika sudah beruban. Ia juga memakai topi atau syal untuk menutupi rambut.
Meski begitu, Mia mulai mendapatkan kepercayaan diriny di umur 50. wanita ini akhirnya memutuskan untuk tampil alami tanpa memedulikan perkataan orang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
5 Setting Powder yang Awet untuk Kondangan, Makeup Lebih Menempel dan Anti Geser
-
Apa Itu Lipstick Effect? Fenomena Berburu 'Kemewahan Kecil' saat Ekonomi Sulit
-
5 Shio yang Dipercaya Terlahir Kaya dan Sukses Menarik Cuan
-
Film Pesta Babi Tayang di Mana? Begini Cara Nonton Resminya
-
5 Pria yang Taklukkan Hati Ayu Ting Ting, Terbaru Dekat Kevin Gusnadi
-
5 Krim Viva untuk Mengurangi Tanda Penuaan Dini, Harga Murah Mulai Rp14 Ribuan
-
Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
-
Terpopuler: Prosedur Nonton Film Pesta Babi, 11 Cara Beli Tiket Konser The Weeknd via MyBCA
-
Puasa Dzulhijjah Apakah Harus 9 Hari Berurutan? Begini Hukumnya dalam Islam
-
Siapa Owner Pagi Sore? Miskomunikasi Berujung Ramai Seruan Diboikot Turis Malaysia