Suara.com - Sisca Kohl sudah dikenal publik sebagai konten kreator yang kerap memasak bahan makanan dengan harga fantastis. Bahan makanan mahal itu biasanya ia jual dengan harga fantastis.
Dalam unggahan terbarunya, Senin (20/8/2021), Sisca Kohl kembali menampilkan bahan makanan mahal. Bahan tersebut adalah kerang geoduck seharga Rp6 juta.
Proses memasak itu ia lakukan melalui akun TikTok @siscakohl. Tak hanya memasak kerang geoduck seharga Rp6 juta, Sisca Kohl pun memamerkan 50 wajan dengan total harga Rp40 juta.
Kerang geoduck yang ia masak berasal dari Jepang dengan nama Shiro Mirugai. Dengan harga Rp6 juta ia mendapatkan 6 ekor kerang.
Kerang geoduck adalah kerang penggali terbesar dunia. Kerang ini juga mampu bertahan hidup hingga 140 tahun.
Karena ingin membuat super pedas, Sisca menyiapkan 5 kilogram cabai rawit. Pertama, ia merebus kerang tersebut selama beberapa saat.
Selanjutnya, ia menumis bawang putih halus, bawang merah dan cabai halus di wajan terpisah. Ia kemudian juga menumis serai lengkuas, kunyit serta daun salam.
Semua bahan kemudian dicampur dan selanjutnya ia juga memasukkan tomat dan perasan jeruk nipis. Untuk menambah cita rasa, Sisca Kohl juga membumbuinya dengan lada, garam, serta kaldu bubuk.
Ia memasukkan kerang geoduck yang sudah direbus dan menambahkannya dengan air serta kecap. Ia lantas mencobanya dan sangat menyukai kerang tersebut.
Menurut Sisca rasa kerang geoduck ini sangat kenyal namun lembut. Bagian dalamnya pun terasa mirip seperti tiram.
Video ini kemudian menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
"Wajan sebanyak itu buat apaan sih sebenernya?" Komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Yang biasa makan kerang hijau mundur dulu ya," ujar warganet ini.
"Udah masak kerang Rp6 juta, eh dipamerin lagi wajan sampai Rp40 juta," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, kurang dari 24 jam, video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 9 juta kali di TikTok.
Untuk melihat video selengkepnya, klik di sini!
Berita Terkait
-
Sisca Kohl Bandingkan Semangka Jepang dan Lokal, Lagi-lagi Harga Buahnya Jadi Sorotan
-
Sisca Kohl Bikin Es Krim dari Bubur Ayam, Warganet: Siapa Sih yang Minta?
-
Duh! Video Sisca Kohl Disorot Ditjen Pajak Usai Jual Roti Panggang Rp1 Miliar
-
Sering Bikin Konten Pamer Kekayaan, Netizen Penasaran Siapa Ayah Sisca Kohl
-
Sisca Kohl Bikin Ayam Goreng Krispi Saus Cokelat Mint, Tampilannya Bikin Heran
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Resmi Latih Italia, Roberto Mancini Dibuat Frustasi oleh Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia
-
Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret
-
Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun
-
BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming
-
Tragedi Menyalip di Sampang: Ibu Muda Tewas Terhempas, Bayi 8 Bulan Alami Patah Tulang
-
Dari Rollover hingga Digital Trust, Begini Strategi Indosat Menindaklanjuti Putusan MK
-
Debut Gila Mitchell Baker, Media Vietnam: Ancaman Serius, Senjata Mematikan Timnas Indonesia
-
4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Keberuntungan Hari Ini 29 Juli 2026, Kamu Termasuk?
-
Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru
-
Petaka MBG: 211 Siswa Kediri Tumbang Keracunan, Program Dihentikan Sementara