Suara.com - Ada temua menarik dari ajang Kompetisi Sains Ruangguru (KSR) jenjang SMA atau MA. Dari ajang tersebut terungkap bahwa DKI Jakarta tidak masuk 3 besar kota Indonesia dengan siswa berprestasi bidang sains tingkat regional.
Alih-alih DKI Jakarta, siswa SMA atau MA asal Kepulauan Riau, Provinsi Riau dan Yogyakarta jadi tiga kota pemenang kompetisi sains yang diadakan Ruangguru berkolaborasi dengan Juri Kompetisi Sains Nasional dan Tim Olimpiade Nasional.
Kompetisi sains yang diikuti 20.222 peserta dari seluruh provinsi di Indonesia ini, meliputi 6 bidang mata pelajaran, yaitu Biologi, Matematika, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi.
Adapun sistem penilaian dilakukan menggunakan standar olimpiade, jika benar menambah 4 poin, jika salah dikurangi satu poin.
“Kompetisi sains terbesar ini dapat menjadi salah satu tolok ukur analisis pemahaman siswa atau siswi terhadap ilmu sains. Ragam temuan dapat menjadi dasar rencana kerja semua pemangku kepentingan di masa depan," ujar Ignatius Untung Surapati, VP Marketing, Ruangguru saat konferensi pers, Rabu (8/9/2021).
Untung mengakui jika temuan ini sangat menarik, lantaran DKI Jakarta yang dari sisi fasilitas penunjang seperti penetrasi akses internet tinggi, perbandingan jumlah guru dan murid tinggi, hingga faktor ekonomi orangtua siswa, menurut Badan Pusat Statistik (BPS) lebih baik daripada daerah lainnya tidak menjamin prestasi di bidang sains.
Tapi justru Yogyakarta, sebagai daerah dengan pendapatan ekonomi yang lebih rendah dibanding daerah lainnya dan perbandingan jumlah guru dengan murid lebih sedikit, tapi penetrasi akses internet cukup tinggi yakni 62 persen, mampu menghasilkan siswa berprestasi dalam sains.
Kasus yang serupa juga terjadi di Provinsi Riau, yang memiliki penetrasi akses internet rendah yakni hanya 45 persen di bawah angka rerata nasional, dan perbandingan jumlah guru per sekolah juga rendah 15,8 persen. Tapi faktor ekonomi atau pendapatan daerah cukup tinggi, mampu menghasilkan siswa berprestasi dalam sains, dan masuk sebagai kota 3 besar Indonesia.
"Kalau Kepulauan Riau ini mirip dengan Jogyakarta, baik di semua mata pelajaran sains, jumlah perbandingan guru di sekolah rendah 0,044 persen. Tapi penetrasi akses internet tingga 65 persen, dan perekonomian cukup tinggi," pungkas Untung.
Baca Juga: 4 Artis Indonesia Punya Anak Difabel Berprestasi, Berhasil Kuliah di Luar Negeri
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Tren Busana Lebaran 2026 Kini Makin Fleksibel, Modest Luxe Hadirkan Koleksi Terkurasi di Sarinah
-
4 Tren Baju Lebaran 2026 yang Bakal Viral, Gamis 'Bini Orang' Paling Diburu
-
Akad Pakai Bahasa Arab tapi Tidak Paham Artinya, Apakah Nikahnya Sah?
-
Jangan Lewatkan Perpaduan Manis-Pedas di Menu Baru Wingstop "Iftar Spice" yang Bikin Nagih
-
5 Rekomendasi Lipstik Pink yang Elegan dan Bikin Awet Muda
-
4 Zodiak Paling Beruntung 25 Februari 2026, Cancer Banjir Cinta dan Kasih Sayang
-
7 Rekomendasi AC 1/2 PK Watt Rendah Paling Murah untuk Rumah
-
7 Sepatu Lari dengan Cushion Terbaik, Kaki Nyaman Tanpa Takut Cedera
-
25 Link Download Amplop Lebaran Lucu, Gratis dan Bisa Langsung Cetak
-
Terpopuler: Cara Download Bukti Pemesanan Uang Baru, Beda Pendidikan Dwi Sasetyaningrum dan Suami