Suara.com - Salah satu serial original Netflix dari Korea Selatan, Squid Game, tengah ramai diperbincangkan. Serial tentang permainan bertahan hidup untuk mendapatkan uang yang sangat banyak ini sangat menarik perhatian publik.
Salah satu permainan yang banyak diperbincangkan adalah memotong permen dalgona sesuai dengan gambar yang tercetak. Saat melakukan kesalahan, pemain akan langsung dihabiskan nyawanya.
Rupanya, seorang warganet memiliki ide untuk permainan Squid Game ini dalam versi Indonesia. Ide tersebut ia bagikan melalui akun Twitter @tbputera.
Di serial Squid Game, permen dalgona berbentuk lingkaran dengan gambar yang tercetak di tengah. Sedangkan warganet ini berpikir melakukan permainan serupa, namun menggunakan peyek kacang.
Hal ini tentu akan sangat sulit dilakukan mengingat peyek kacang memiliki tekstur yang mudah patah. Selain itu kacang yang tertempel di peyek cukup sulit dipisahkan.
"Squid Game Indonesia. Ambil semua kacangnya tanpa mecahin peyeknya," tulis pria ini dalam cuitan tersebut.
Ia juga melampirkan foto peyek kacang di sebuah piring yang terlihat nikmat. Kacangnya tampak sangat banyak hingga memenuhi permukaan peyek.
Permainan mengambil kacang dari peyek tanpa memecahkannya bahkan bisa dibilang hampir mustahil. Tak heran cuitan ini seketika jadi viral di Twitter.
Unggahan ini kemudian menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
Baca Juga: Jennie BLACKPINK Muncul di Kredit Akhir Serial Squid Game, Ini Alasannya!
"Ngelepasin obat nyamuk bakar please! Gimana caranya biar nggak patah. Kalau sampai patah nanti ditembak," komentar seorang warganet.
Warganet lain kemudian ikut berkomentar. "Ini gue ahli sih. Soalnya gue suka peyek tapi nggak suka kacangnya wkwk. Jadi selalu dicongkelin dulu kacang-kacangnya baru dimakan. Hehe," ujar warganet ini.
"Ini mah bukan game ambil kacang, ini game ambil nyawa," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Senin (27/9/2021), cuitan ini sudah disukai sebanyak lebih dari 31 ribu akun di Twitter.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali