Suara.com - Tidak semua orang bisa move on dengan cepat setelah putus cinta. Bahkan, ada kalanya seseorang malah ingin balikan dengan mantan pacar.
Demi kembali bersama mantan, seorang wanita rela menipu. Wanita ini berpura-pura sedang dirawat di rumah sakit karena hamil.
Melansir Daily Star, wanita ini lantas mengirim email kepada si mantan. Di sana, ia berpura-pura sebagai pegawai dari rumah sakit.
"Seorang wanita berpura-pura dia staf rumah sakit demi mendapatkan pacarnya lagi," tulis caption seorang warganet yang mengunggah tangkap layar email tersebut.
Pada email, terlihat jika wanita ini mengaku sudah hamil 4 hingga 5 minggu, tapi masih belum bisa dikonfirmasi.
Anehnya, meski kehamilan tidak bisa dikonfimasi, wanita ini menyebut jika bayinya mengalami masalah pada jantung.
"Halo, kami mencoba menghubungi Anda soal masalah (nama disamarkan) dan bayi Anda, kami percaya dia mungkin 4-5 minggu hamil dan akan mengonfirmasi minggu depan," tulis email tersebut.
"Tapi, kami ingin menginformasikan kepada Anda sebagai ayah, bahwa bayi Anda mengalami kesulitan dengan jantung karena bayi dan ibunya menghadapi stres," lanjut email wanita itu.
Masih berpura-pura sebagai pegawai rumah sakit, wanita ini berlagak menyarankan bahwa si pria perlu kembali menghubungi mantannya serta berbaikan.
Baca Juga: Nathalie Holscher Hamil 6 Bulan, Sule Belum Beli Baju untuk Bayinya
"Aku tahu ini bukan prosedur kebijakan tapi aku menyarankan, demi bayi itu, agar Anda dan ibu bayi kembali berbicara dan mengabaikan perbedaan yang ada dan kembali bersama."
"Belakangan, banyak bayi meninggal karena stres mengetahui orangtua mereka tidak lagi bersama," tambah si wanita.
Melihat email tersebut, warganet pun sukses dibuat gagal paham. Selain mengkritik ulah si wanita, banyak yang menyoroti kejanggalan pada email.
Salah satunya, ada yang menyebut jika detak jantung bayi belum bisa didengarkan pada minggu keempat kehamilan.
"Bagian favoritku adalah ketika ia menyebut jantung si bayi bermasalah padahal tidak ada detak jantung bayi di minggu keempat."
"Bagian favoritku adalah rumah sakit itu berkata dia mungkin hamil dan akan mengonfirmasinya minggu depan, tapi bayi itu sudah pasti mengalami masalah dan mungkin meninggal."
"Ini adalah kombinasi dari berusaha keras dan sama sekali tidak berusaha."
Tak hanya itu, ada pula yang menyoroti typo pada email tersebut dan mengkritik bahwa rumah sakit asli sangat jarang membuat typo pada email resmi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Subuh Surabaya Hari Ini 26 Februari 2026, Cek Panduan Resmi Kemenag
-
Inspiratif, Kisah Suli dan Komunitas TWS Gagas Bantuan Seumur Hidup untuk Guru Honorer di NTT
-
7 Program Mudik Gratis Lebaran 2026 dengan Kuota Terbanyak, Aman Buat War Tiket!
-
Kampung Ramadan Wedomartani, DRW Skincare Hadirkan Berbagi dan Pemberdayaan UMKM
-
6 Sepatu Sandal Unisex Paling Nyaman dan Stylish untuk Acara Ramadan
-
Jadwal Pengisi Ceramah Tarawih di Masjid Kampus UGM, Akhir Pekan Ada Menkeu Purbaya
-
THR Lebaran 2026 Karyawan Swasta Paling Lambat Tanggal Berapa? Simak Ketentuannya
-
Lengkap! Jadwal Menu Buka Puasa dan Sahur Gratis di Masjid Kampus UGM Selama Ramadan
-
Jejak Pendidikan Alex Noerdin: Pernah Ikut Program Harvard hingga Kena Kasus Korupsi
-
Parfum Siang vs Malam: Beda Waktu, Beda Aura, Beda Karakter Wangi