Suara.com - Pandemi Covid-19 telah berdampak langsung ke sektor ekonomi. Tak jarang kita mendengar kabar terkait pemutusan hubungan kerja yang dianggap dapat merugikan bisnis.
Itu juga yang banyak menimpa bisnis fesyen Tanah Air maupun global. Dikatakan oleh owner brand lokal Bunz, Fendi--menjalankan usaha di tengah pandemi Covid-19 memang tak semulus yang diharapkan.
Namun berkat ketekunan dalam berbisnis, seiring waktu akhirnya produk Bunz terus berkembang di tengah pandemi. "Sejak awal, kualitas kami selalu kami utamakan," ujar Fendi dikutip dari siaran pers, Kamis (30/9/2021).
Kata Fendi, prosuknya yang mengeluarkan produk t-shirt, poloshirt, kemeja, sweater, crewneck, hoodie, jaket, hingga celana memiliki kualitas baik yang senantiasa dijaga sejak awal.
Bahkan dari yang sebelumnya dijajakan dengan sistem penjualan secara offline sebagai strategi bertahan di tengah pandemi, kini ia melebarkan penjualannya di toko online seperti Lazada dan Shopee.
Soal kualitas, produk Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ini memiliki desain simple dan casual, yang selalu dikembangkan berdasarkan tren atau yang banyak diminati oleh pasar.
"Soal harga, produk kami sangat terjangkau pas di kantong masyarakat," bebernya.
Dengan desain dan warna basik namun tetap stylish, produk ini bisa dikenakan baik oleh laki-laki maupun perempuan. "Ke depannya kami akan membuka jaringan berbagai marketplace ke seluruh Indonesia," imbuhnya.
Baca Juga: Akhir September 2021, Program Sejuta Rumah Tembus 763.127 Unit
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan