Suara.com - Jika berada di wilayah Jakarta Utara, dan sedang mencari tempat untuk hangout, Cove at Batavia di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta Utara bisa jadi pilihan.
Kawasan ini menyajikan jalan setapak pinggir pantai dengan aneka sajian makanan, minuman, beragam permainan anak dan fesyen.
Lantaran lokasinya di pinggir pantai, membuat pengunjung akan merasakan sejuknya semilir angin laut dan menikmati suasana yang menyegarkan, melipir sejenak dari aktivitas setelah bekerja dengan menelusuri jalan setapak sepanjang 360 meter dan luas 4.555 meter persegi ini.
Tidak kurang dari 20 tenant yang 90 persennya adalah food and beverage alias sajian kuliner, sisanya produk fesyen dan permainan anak yang meramaikan kawasan Cove at Batavia PIK ini.
"Meskipun sebagian besar makanan dan minuman yang ditargetkan untuk para milenials dan generasi Z, tapi kawasan ini bisa dinikmati bersama keluarga dengan anak-anak, bahkan hewan peliharaan yang ramah," jelas Irwan Haris Marketing Komunikasi Cove at Batavia PIK saat ditemui suara.com, Kamis (30/9/2021).
Beberapa kuliner di kawasan ini yang sayang untuk dilewatkan yakni Hot Stuff, aneka sajian ayam dan burger, Pizza Dealer yang banyak diburu pengunjung, Cosmic Dog aneka sajian hotdog dan burger, Gelato Secrets eskrim gelato yang lumer di mulut, dan Oyster Dealer sajian kerang sea food yang menyegarkan.
Ditambah, meski belum dibuka, dalam waktu dekat juga akan di launching destinasi signature Cove at Batavia PIK, tenant gaya hidup ternama yang menyuguhkan konsep yang tidak ada di lokasi lain, yaitu Talassa by GIOI.
Talassa by GIOI adalah sebuah restoran yang memberi kesempatan pada pengunjung untuk menikmati suguhan hidangan di atas kapal Phinisi, sambil menikmati pemandangan laut secara langsung dan merasakan hembusan angin laut secara nyata.
"Cove yang merupakan bagian Batavia PIK sebagai salah satu outdoor mall terbesar di Asia, diharapkan dapat menjadi bagian dari peta pariwisata global serta menjadi tujuan utama ketika publik memutuskan untuk menghabiskan waktu luang mereka,” timpal Sawitri Setiawan, COO Retail dan Commercial Divisi 2 Agung Sedayu Group - Sawitri Setiawan.
Baca Juga: Auto Nggak Nafsu, Wanita Ini Syok Ada Ini saat Makan di Restoran Fancy
Pengunjung tidak perlu membayar untuk memasuki kawasan ini, cukup dengan mematuhi protokol kesehatan dan menjalani pemeriksaan suhu saat masuk.
Sayang, kawasan ini belum terintegrasi dengan aplikasi Pedulilindungi karena sedang tahap mempersiapkan.
"Sebenarnya sudah kita siapkan, namun masih ada mekanisme yang harus diperbaiki dan disiapkan " tutur Irwan.
Kawasan ini sudah resmi dibuka untuk umum pada hari ini Kamis, (30/9/2021) dan beroperasi sejak pukul 07.00 WIB pagi hingga jam maksimal pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
Sehingga jam tutup cenderung situasional, mengikuti ketetapan yang berlaku saat ini.
Irwan juga mengungkap waktu yang pas untuk mengunjungi kawasan ini, adalah di pagi dan sore hari.
"Kalau pagi pas banget habis olahraga jalan-jalan di sini. Selanjutnya sore, karena cuaca mulai sejuk dengan semilir angin, dan matahari sudah tidak menyengat bahkan bonusnya bisa menikmati matahari terbenam," pungkas Irwan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!
-
Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung
-
Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru
-
Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek
-
Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi
-
Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya
-
Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi
-
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21