Suara.com - Pendidikan formal sering dikaitkan dengan salah satu faktor penentu prospek karier di masa depan. Padahal lebih dari itu, pendidikan punya makna yang lebih luas lagi.
Hal ini diungkap oleh Alumni Universitas Harvard sekaligus Medical Doctor Nadhira Afifa, dalam acara Danacita ‘Demi Masa Depan’, Kamis (7/10/2021).
Kata Nadhita, pendidikan juga dapat menguji kemampuan kita dalam berpikir kritis.
“Buat saya pendidikan itu bukan membentuk ke profesi tertentu saja. Tapi sebenarnya pendidikan bisa membuat kita membentuk mindset dan membangun critical thinking,” ucapnya.
Selain itu, Nadhira juga menyebut bagaimana pendidikan bisa membuat seseorang dapat menentukan pilihan hidupnya sendiri bahkan membentuk seseorang untun dapat meningkatkan keterampilan dalam pengambilan keputusan.
“Dan yang paling penting, pendidikan itu bisa membuat seseorang menjadi independen dan berdaya. Kalau misalnya kita dibesarkan tanpa pendidikan, kita biasanya cenderung mengikuti apa yang ada di sekitarnya. Dan kalau pengambilan keputusan yang diambil, itu biasanya bukan berdasarkan judgment yang jelas,” lanjut Nadhira.
Nadhira pun mengatakan pendidikan penting agar tidak membuat seseorang mudah dipengaruhi hal-hal buruk yang bisa menjadi ganjalan hidup atau berproses di masa depan.
"Dan akhirnya kita tidak bisa menentukan hidup sendiri, dan berakhir dengan bergantung sama orang,” kata Nadhira.
Bagi Nadhira sendiri, esensi pendidikan adalah membuat seseorang dari yang tidak berdaya menjadi berdaya. Karena semakin tingginya pendidikan seseorang, ini dapat meningkatkan kemampuan untuk diri sendiri. Salah satunya ingin menjadi apa pun setelah lulus nanti.
Baca Juga: Durasi Pembelajaran Tatap Muka SD dan SMP di Pekanbaru Ditambah 2 Jam
“Saya merasa semakin tinggi pendidikan yang saya ambil, saya punya power lebih untuk membentuk diri saya sendiri, seperti mau jadi apa nantinya,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan