Suara.com - Bekerja dari rumah alias work from home (WFH) sudah dilakukan hampir 2 tahun oleh sebagian pekerja di Indonesia.
Bisa jadi, kebosanan mulai melanda para pekerja yang setiap hari bekerja dari rumah. Untuk meningkatkan gairah kerja sambil menyegarkan pikiran, seperti program Work from Bali (WFB) yang jadi wujud nyata pemulihan pariwisata Indonesia.
Program ini dapat menjadi pertimbangan yang menarik untuk Anda yang membutuhkan suasana baru demi meningkatkan produktiviBeriku
Berikut lima alasan Work from Bali dapat menjadi alternatif yang asyik untuk bekerja secara daring, dikutip dari siaran resmi Pegipegi.
Dekat dengan alam
Bali memiliki pantai yang indah. Jika WFB, Anda dapat menikmati matahari terbenam yang menenangkan setiap harinya. Pada saat akhir pekan, Anda dapat pergi ke gunung, air terjun, atau bahkan kafe-kafe hits di Bali.
Di pulau Dewata, Anda juga jarang menemukan kemacetan dan polusi udara yang menjadi santapan setiap hari di ibu kota. Dengan kata lain, opsi WFB dapat membuat Anda tidak gampang stres.
Zona aman COVID-19
Mulai tanggal 16 Mei 2021, Bali sudah bebas dari Zona Merah.
Ditambah, di bulan yang sama sebanyak 770.000 warga Bali sudah melakukan vaksinasi. Bali dapat menjadi salah satu tempat yang cukup aman untuk para turis.
Baca Juga: Gagal Capai Target, Pesilat Bali Ni Kadek Astini Tetap Bangga Berlaga di PON Papua
Namun, jangan lupa untuk tetap menjalankan protokol kesehatan secara disiplin di mana pun Anda berada.
Mudah untuk sosialisasi
Penduduk Bali ramah dan terbuka untuk para pendatang. Bagi Anda para muda-mudi, kemungkinan untuk mendapatkan koneksi baru akan semakin mudah.
Apalagi kalau ke lokasi atau tempat di mana digital nomad berkumpul seperti Dojo Bali, Outpost, Kembali, Hubud, Hub Bali, dan Finn’s Recreation Club. Anda akan menemukan sesama teman yang sedang WFB juga.
Menjadi digital nomad
Belakangan ini, digital nomad semakin hits karena salah satu impian para kaum milenial untuk bekerja tidak hanya dari kantor saja. Fleksibilitas yang ditawarkan oleh program WFB ini pun sangat mendukung digital nomad.
Anda dapat secara bebas dan bijaksana dalam mengatur waktu antara mengeksplor Bali dan bekerja.
Berita Terkait
-
Bahlil soal WFH Akibat Krisis Energi: Akan Menghemat Impor Migas
-
Bagaimana Kebijakan di Bali, Jika Takbiran Lebaran dan Nyepi Berbarengan?
-
Tragedi Gilimanuk: Saat Mudik Berubah Jadi Perjuangan Bertahan Hidup
-
KemBALIkeSENI: Cara Victoria Kosasie membalas Bali Lewat Karya dan Ruang
-
Nyaris Pensiun 3 Kali, Gelandang Bali United Blak-blakan Temukan Surga Karier di Indonesia
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
Terkini
-
6 Jawaban Elegan untuk Pertanyaan 'Kapan Nikah?' Saat Lebaran Tanpa Bikin Suasana Canggung
-
13 Link Download Takbiran Idulfitri MP3 Nonstop, Paling Merdu untuk Malam Lebaran
-
Terpopuler: Waktu Terbaik Kirim Ucapan Idulfitri, Beda Hampers Jokowi dan Prabowo
-
Siapa Saja yang Berhak Menerima Fidyah Puasa Ramadhan? Ini Penjelasannya
-
Rayakan Lebaran Mewah di Hotel Area Kuningan Jakarta dengan Promo Pay 1 Get 2
-
10 Ucapan Sungkem Lebaran Bahasa Jawa Halus Kromo Inggil untuk Orang Tua
-
Apa yang Harus Dilakukan Jika Sandal Hilang atau Tertukar saat Sholat Ied?
-
6 Shio Paling Hoki Besok 18 Maret 2026, Cek Keberuntunganmu!
-
Kreativitas Anak Muda Indonesia Besar, Tapi Akses Teknologi Masih Jadi Tantangan
-
Perbedaan Mencolok Hampers Jokowi dan Prabowo: Camilan Tradisional vs Bahan Dapur