Ada dua tipe Adverb of Frequency, yaitu definite dan indefinite. Tipe definite menjelaskan frekuensi terjadinya suatu peristiwa secara lebih spesifik dibandingkan tipe indefinite.
Untuk Adverb of Frequency tipe definite, contohnya antara lain once, twice, three times, every day, daily, weekly, monthly, dan yearly. Biasanya, Adverb of Frequency tipe definite diletakkan di akhir kalimat.
Contoh kalimatnya yakni sebagai berikut:
- He goes to work every day.
- I wash my hands twice.
- We paid the rent yearly.
Sedangkan untuk tipe indefinite, contohnya adalah always, usually, often, sometimes, occasionally, seldom, rarely, dan never. Biasanya, Adverb of Frequency tipe indefinite diletakkan di tengah kalimat.
Contoh kalimatnya yakni sebagai berikut:
- I usually run over the hill.
- I always wash my hands.
- She never forgets to study.
Meskipun Adverb of Frequency biasanya diletakkan sebelum verb-nya, tapi, kalau verb-nya adalah to be, maka adverb-nya diletakkan setelah to be.
Perhatikan contoh berikut:
- I am always hungry.
- It is never quiet here.
Pada contoh tersebut, always dan never diletakkan setelah to be, yaitu 'am' dan 'is'.
4. Adverb of Degree
Baca Juga: Selain Bahasa Inggris, Kemampuan Teknologi Informasi Juga Penting Dimiliki Pekerja
Adverb of Degree adalah adverb yang digunakan untuk menyatakan seberapa jauh tingkatan atau intensitas suatu peristiwa atau kegiatan. Contohnya yakni sebagai berikut:
- Sangat sangat banyak --> absolutely, completely, excessively, fully, highly, totally, intensely
- Sangat banyak --> very much, positively, really, truly, simply, moderately, noticeably
- Tidak banyak --> hardly, barely
Adverb of Degree juga digunakan untuk menyatakan completeness atau kelengkapan. Contohnya yakni sebagai berikut:
- Sepenuhnya --> completely, strongly, perfectly, entirely, largely
- Sebagian --> partly, almost, nearly, kind of, somewhat
- Tidak --> hardly, barely
Pada umumnya, Adverb of Degree diletakkan di tengah kalimat, tepatnya sebelum verb atau adverb lain (jika yang diterangkan adalah verb atau adverb), atau setelah adjective (jika yang diterangkan adalah adjective).
Contoh kalimat Adverb of Degree antara lain:
- I can barely hear your voice from the distance.
- I totally agree with you.
- I partly agree with you.
- He absolutely enjoys outdoor activities.
Dalam Adverb of Degree, kita juga bisa menggunakan kata 'too' dan 'enough'. Too memiliki dua arti, too bisa berarti juga atau terlalu. Perhatikan contoh berikut untuk tahu bedanya:
- Can I read your poem too?
- Tasya speaks too quickly.
Pada contoh pertama, too berarti juga. Sedangkan pada contoh kedua, too berarti terlalu.
Ada juga enough yang artinya cukup. Enough memiliki dua fungsi yakni:
- Berfungsi sebagai adverb --> The coffee is warm enough for me to drink.
- Berfungsi sebagai determiner (menjelaskan noun) --> We have enough coffee for everyone here.
5. Adverb of Manner
Adverb of Manner merupakan kata keterangan yang menjelaskan bagaimana suatu peristiwa terjadi atau dilakukan. Adverb ini menjawab pertanyaan 'How?' atau bagaimana. Biasanya, Adverb of Manner berakhiran -ly.
Contohnya antara lain:
- Tasya sings the song beautifully
- Hendra sings the song terribly.
Adverb of Manner cukup fleksibel. Dia bisa diletakkan di awal, tengah, maupun akhir kalimat.
Contohnya yakni sebagai berikut:
- Loudly, Selena sings.
- Selena loudly sings.
- Selena sings loudly.
Tapi, untuk kata fast, hard, well, dan badly hanya bisa diletakkan di akhir kalimat saja.
6. Adverb of Purpose
Adverb of Purpose adalah kata keterangan yang menjelaskan tujuan atau alasan dilakukannya suatu kegiatan atau peristiwa. Adverb ini menjawab pertanyaan 'Why?' atau mengapa.
Contoh dari Adverb of Purpose antara lain yaitu to, for, because, so, so that, dan therefore. Seperti kalimat berikut:
- She downloaded the Ruangguru app to improve her English skill.
- I went to Bali to visit my nephew.
- My mom gave me some money so that I can buy food there.
- He went to bed earlier because he was tired.
Pada umumnya, Adverb of Purpose diletakkan di akhir kalimat. Tapi, bisa juga diletakkan di awal kalimat dengan menggunakan tanda koma seperti berikut ini:
- To improve her English skill, she downloaded the Ruangguru app.
- To visit my nephew, I went to Bali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora
-
Serum Malam Wardah yang Ampuh Tenangkan Kulit Berjerawat, Lengkap dengan Review Pengguna
-
7 HP Murah Layar Refresh Rate 120 Hz, Scrolling Mulus dan Fitur Lengkap
-
Tak Mau Sia-siakan Talenta, Diaspora Diizinkan Miliki Double Paspor
-
Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong
-
Semarak HUT ke-81 RI, Bandara Kualanamu Gelar Kegiatan Kemerdekaan hingga Simfoni Nusantara
-
Nyoman Nadiana dan Perjuangan Menghidupkan Desa Les untuk Masa Depan
-
3 Pemain Singapura Paling Bahaya: Statistik Bicara, Timnas Indonesia Wajib Waspada
-
Tak Lagi Pakai Diesel, Listrik di Desa Akan Bersumber dari PLTS