1. Sikap berdiri pencak silat
Sikap berdiri ini meliputi sikap salam dan berdoa, yang dilakukan setiap memulai dan mengakhiri pembelajaran atau pertandingan, dilakukan untuk memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Lalu ada sikap kangkang, merupakan sikap dasar untuk langkah dan kuda-kuda. Sikap kuda-kuda merupakan persiapan untuk melakukan serangan dan belaan.
2. Sikap jongkok, duduk, dan berbaring
Sikap ini perlu dipelajari untuk menghindari dari terluka, dan memastikan postur yang benar sebelum menyerang sekaligus saat mendapatkan serangan.
Sikap ini meliputi kedua tangan memegang paha di depan, dengan kedua lutut kaki di tekuk. Gerakan satu kaki kanan maju dengan lutut ditekuk lurus, serta kedua tangan mengapal ke arah depan.
Lalu ada gerakan bersila dengan benar, dengan kedua tangan berada di pinggul dan duduk dengan badan tegap.
Terakhir, yakni sikap berbaring dengan tangan kanan memegang dada dan tangan kiri menahan lantai.
3. Sikap pasang pencak silat
Gerakan sikap pasang meliputi sikap pasang atas, sikap pasang tengah, dan sikap pasang bawah.
Ini adalah sikap saat menghadapi lawan maupun bertahan dari serangan lawan. Umumya merupakangan gabungan dari kuda kuda ataupun tanpa kuda kuda dengan sikap kaki tangan.
Karena digunakan untuk menghadapi lawan, maka kesiagaan harus dilatih dengan baik, baik dari siaga secara indera penglihatan, gerakan angin, hingga penciuman juga bisa digunakan. Kesiagaan mental juga perlu dibangun untuk kembali menyerang lawan.
Baca Juga: Kenalin Nih! Maryam Jamaludeen, Ahli Gizi Muslim AS Pecinta Pencak Silat
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus
-
Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik
-
Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
-
Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'
-
Pemerintah Ubah Sebutan Pemulung Jadi 'Pemilah Sampah', Bakal Jadi Profesi Terlindungi
-
Kasus Kematian Mantan Istri Anggota Polri, Komisi III DPR RI: Jangan Gegabah Simpulkan Bunuh Diri
-
Ribuan Pemilah Sampah di Bantargebang Kini Punya Jaminan Kerja
-
Waspada Potensi Bencana Alam di Jateng, Sarif Abdillah: Pelatihan Relawan Jangan Kendor!
-
Berbagi Kisah & Harapan: Ketika Menagih Pajak Tidak Sekadar Soal Angka
-
Hoaks Berseliweran di Medsos Jelang HUT RI, TNI Minta Warga Tak Mudah Terprovokasi