Suara.com - Sebagai wujud komitmen dalam mendekatkan serta menghibur masyarakat Indonesia di tengah pandemi Covid-19, Indonesia Kaya kembali mengajak para penikmat seni untuk menonton teater di rumah saja.
Berbeda dari sebelumnya, kali ini Indonesia Kaya menghadirkan musikal horor bertajuk IBU, yang akan ditayangkan pada tanggal 4-6 November 2021 pukul 19.00. Musikal horor ini bisa diakses di www.indonesiakaya.com.
“Kami menyadari bahwa pandemi tak kunjung usai, dan telah membuat banyak penikmat seni yang merindukan beragam hiburan serta sajian yang menarik. Berangkat dari hal ini, kami dorong sajian yang sedikit berbeda dari yang sebelumnya,” ungkap Program Director Indonesia Kaya, Renitasari Adrian, dalam konferensi pers virtual Musikal Horor IBU, Kamis (29/10/2021).
“Selain dapat diterima dengan baik bagi para penikmat seni, kami berharap sajian ini dapat mendorong para pelaku seni untuk terus berkarya dan berinovasi, terutama dalam menghasilkan pertunjukan virtual yang menarik dan berbeda seperti musikal horor IBU ini,” lanjut Renitasari.
Musikal horor yang berdurasi selama kurang lebih 45 menit ini mengisahkan tentang Atikah, seorang perempuan yang ditinggalkan ibunya satu detik setelah melahirkannya. Dari kejadian itu, hubungan Atikah dan ayahnya, Pieter, menjadi berjarak.
Atikah hanya memiliki Bibi yang merawatnya, dan Soma, yang merupakan anak Bibi yang mencintai dan dicintai oleh Atikah. Seiring berjalannya waktu, hadirlah Surya, seorang yang menyelamatkan perkebunan Tuan Pieter, namun kemudian mengambil alih perkebunan, termasuk ingin memiliki Atikah.
Menurut sutradara musikal horor IBU, Aditya Purwa Putra, drama musikal ini akan membawa penikmat seni ke wilayah Jawa Barat era kolonial Belanda. Nuansa dingin dan berkabut akan selalu terasa dalam gambar, walau akan juga diselingi beberapa bagian yang cerah untuk memberi sedikit kontras.
“Dalam pemilihan warna, kami ingin menciptakan kesan romantis namun dingin, dengan nuansa tua, dan menciptakan perasaan kosong seperti lamunan yang berlangsung terus-menerus. Dan kami tidak ingin yang melihat merasa takut, tapi lebih kepada perasaan gelisah, tidak tenang, dan cemas,” lanjut Aditya.
Beberapa pemain yang akan meramaikan darama musikal ini di antaranya adalah Andrea Miranda sebagai Atikah, Morgan Oey sebagai Surya, Nino Prabowo sebagai Soma, Sita Nursanti sebagai Bibi, dan Chandra Satria sebagai Pieter.
Baca Juga: 10 Makanan Khas Ciamis, Semua Enak: Galendo, Pindang Gunung, Hingga Mie Golosor
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik