Suara.com - Duh, godaan makan yang tak ada hentinya terkadang muncul di waktu yang tidak terduga, misalnya saja malam hari menjelang tidur.
Tapi siapa yang mengira, jika kebiasaan makan sebelum tidur ini kurang baik untuk kesehatan tubuh dari seseorang.
Sebenarnya ada beberapa alasan mengapa seseorang merasa lapar sebelum pergi tidur. Dan faktanya banyak hal yang wajib diketahui serta dilakukan agar kebiasaan ini tidak berlarut-larut dilakukan.
Nah untuk itu, yuk simak 4 alasan dan cara mengatasi rasa lapar menjelang tidur dari laman Yukepo.com----Jaringan Suara.com berikut ini.
1. Sama sekali tidak mengonsumsi karbohidrat
Manusia butuh tiga komponen utama, karbohidrat, lemak, dan protein tiap harinya. Boleh mengurangi, tetapi tidak menihilkan sama sekali salah satu dari tiga komponen tersebut.
Apalagi kalau belum terbiasa, kamu bakal merasakan lapar akut di malam hari sebagai sinyal dari tubuh kalau kamu kekurangan nutrisi.
2. Metabolisme yang berbeda
Meski identik dengan hal yang buruk, nyatanya beberapa orang memang punya tipe metabolisme yang unik. Kadang, kamu tetap lapar di malam hari meski kamu sudah makan tiga kali sehari dengan nutrisi lengkap.
Baca Juga: Pria Syok Teman Lakukan Ini saat Lagi Enak-Enaknya Makan, 'Tertawa dalam Kesedihan'
Saat lapar melanda, kamu nggak harus serta merta mengabaikannya. Makan tetap boleh kok, tetapi pastikan kamu menghindari makanan yang berminyak. Ganti dengan comfort food yang tinggi protein dan bikin tidur lebih nyenyak seperti sup ayam, jus apel, salad buah, atau kacang-kacangan panggang dengan buah kering.
3. Asupan makanan di pagi hari dan siang kurang
Alasan lapar di malam hari bisa jadi karena kekurangan asupan makanan di pagi dan siang hari. Sarapan sangat disarankan, tetapi buat kamu yang tak biasa makan terlalu pagi, pelan-pelan isi perut dengan makanan-makanan ringan yang bernutrisi. Bisa buah-buahan, yogurt, smoothie, atau telur rebus saja.
Jangan lupa juga tetap makan siang dan makan malam setidaknya 1-2 jam sebelum tidur.
4. Aktivitas harian
Aktivitas harian juga bedampak besar pada jumlah makanan yang kamu konsumsi. Jika sangat padat dan menguras fisik maupun pikiran, makan tiga kali sehari mungkin belum cukup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Drama Wheelie di Prancis! Kiara Ramadhipa Ngamuk Salip 7 Pembalap, Amankan 5 Besar Moto3
-
Rindekraf 2026-2045 Ditetapkan Sebagai Peta Jalan Nasional Sektor Ekonomi Kreatif
-
Ini Kecanggihan Jet Tempur F-35 yang Mau Dibeli Turki dari AS, Bikin Israel Gemetar
-
3 Serum Viva untuk Mencerahkan Wajah dengan Review Positif, Cuma Rp20 Ribuan Auto Glowing
-
Aksi Jemput Bola Mahasiswa KKN: Turun Langsung Cek Kesehatan Warga Reuhat Tuha
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Ulasan Novel Suicide Knot, Misteri Kode Rahasia di Balik Live Kematian Anne
-
Puluhan Ribu Xpeng X9 Kena Recall Akibat Masalah Suspensi Udara Begini Nasib Unit di Indonesia
-
Usai Jadi Sorotan Nasional, SDN Tanggirejo Akhirnya Direvitalisasi
-
PR Timnas Indonesia Usai Pesta Gol ke Gawang Kamboja, John Herdman Wanti-wanti Ini