Suara.com - Seorang lelaki meninggal karena jatuh dari bianglala sementara yang lain terluka karena jatuh dari ayunan berputar di pasar malam di Kajang.
Dilansir dari World of Buzz, Wakapolsek Kajang, Mohd Nasir Drahman mengatakan polisi menerima informasi tentang kejadian tersebut dari karyawan taman hiburan pada pukul 12.05 tengah malam.
“Salah satu korban berusia 39 tahun itu dipastikan tewas oleh petugas medis yang tiba di lokasi kejadian. Korban lain berusia 30-an terluka, ”katanya dalam sebuah pernyataan hari ini.
Mohd Nasir mengatakan, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Tuanku Muhriz Rektor (HCTM), Cheras untuk diautopsi, sedangkan korban luka dibawa ke Rumah Sakit Kajang untuk perawatan.
Ia mengatakan, penyelidikan di lokasi tidak menemukan unsur pidana dan sejauh ini kasusnya tergolong kematian mendadak.
“Namun, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab sebenarnya dari kejadian tersebut apakah ada unsur kelalaian dari pihak pemilik pasar malam atau dari pihak korban sendiri,” ujarnya.
Dia meminta orang-orang yang memiliki informasi tentang insiden tersebut untuk menghubungi petugas investigasi Sersan Mohd Emran Mohd Noor.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?