Suara.com - Seperti apa contoh itinerary wisata yang bagus? Itinerary sendiri sangat diperlukan jika hendak melakukan perjalanan wisata. Perencanaan ini diperlukan agar bisa melaksanakan aktivitas secara detail mulai dari jadwal, daftar tujuan wisata, maupun catatan lainnya.
Kamu bisa bikin itinerary wisata sendiri dengan mempertimbangkan beberapa hal, antara lain menentukan waktu perjalanan wisata, lokasi yang menjadi destinasi tujuan, hingga permasalahan transportasi dan akomodasi. Setelah mengetahui beberapa poin tersebut, kamu bisa mulai ke cara membuat itinerary wisata, yakni menyusunnnya dalam sebuah tabel atau selembaran yang bisa digunakan oleh kamu atau pun rombongan trip.
Penyusunan itinerary harus memperhatikan kondisi lapangan dan waktu jarak tempuh dari lokasi satu ke lokasi lainnya. Untuk lebih lengkapnya, Suara.com telah merangkum contoh itinerary wisata selama 3 hari 2 malam di Singapura. Simak contohnya berikut ini, ya!
Itinerary Perjalanan di Singapura (3D 2N)
Perjalanan wisata di Singapura dilaksanakan selama 3 hari 2 malam yang diikuti oleh rombongan berjumlah 25 orang. Selama di Singapura, perjalanan dilakukan dengan menggunakan bis yang sudah disediakan oleh pihak penyelenggara wisata.
Contoh Itinerary Wisata di Singapura
Hari 1 – Jumat
- 07.00 – Berangkat dari Indonesia (Bandara Soekarno Hatta)
- 09.00 – Tiba di Singapura (Changi International Airport)
- 10.00 – Menuju hotel untuk penitipan barang
- 11.00 – Perjalanan menuju Merlion Park
- 13.00 – Makan Siang dan Istirahat
- 15.00 – Perjalanan menuju Gardens by The Bay
- 17.00 – Menikmati sore di Marina Bay Sands Mall
- 19.00 – Makan malam dan jalan-jalan di Orchard Road
- 20.00 – Free time
- 22.00 – Kembali ke hotel
Hari 2 – Sabtu
- 07.00 – Sarapan pagi
- 08.00 – Menuju Singapore Botanic Gardens, dan National Orchid Garden
- 10.00 – Menuju Sentosa Island (Universal Studios Singapore) dan berkeliling
- 13.00 – Makan siang di VivoCity Mall
- 14.00 – Jalan-jalan di Little India
- 17.00 – Menuju Clarke Quay
- 19.00 – Menikmati malam di Chinatown dan makan malam
- 22.00 – Kembali ke hotel
Hari 3 – Minggu
Baca Juga: Cara Membuat Itinerary Wisata, Mudah Cuma 5 Langkah!
- 07.00 – Sarapan pagi
- 08.00 – Acara bebas
- 12.00 – Checkout dari hotel
- 13.00 – Menuju (Changi International Airport)
- 14.00 – Perjalanan menuju Indonesia
Demikian adalah contoh itinerary perjalanan wisata di Singapura selama 3 hari 2 malam yang bisa menjadi referensi kamu.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol