Suara.com - Selain Pempek, Palembang masih memiliki beragam makanan khas daerahnya yang tidak kalah menggugah selera. Jika suatu hari kamu singgah di Palembang, cobalah untuk mencicipi bermacam makanan khas di sana. Tidak perlu pergi ke restoran, kamu dapat dengan mudah menemukannya di pedagang kaki lima.
10 makanan khas Palembang selain pempek, wajib dicoba!
1. Pindang Patin
Sama-sama menggunakan bahan dasar ikan, namun masakan khas Palembang satu ini disajikan dengan kuah santannya yang sangat gurih.
Sebelum dicampur dengan santan, ikan patin terlebih dahulu dibumbui dengan bumbu khas Palembang. Dengan cita rasa asam, pedas, dan manis, pindang patin dijamin menggugah selera.
2. Kemplang
Makanan khas Palembang satu ini juga merupakan oleh-oleh yang cukup populer. Dengan bahan utama campuran tepung tapioka dan ikan, kemplang memiliki rasa ikan yang sangat khas.
Sebelum dibakar, adonan kemplang yang berbentuk lingkaran tipis ini telah dikeringkan di bawah sinar matahari langsung.
3. Mie celor
Baca Juga: 9 Menu Makan Malam Favorit di Berbagai Negara, Ada Bulgogi khas Korea Selatan
Mie khas Palembang ini memiliki sedikit kemiripan dengan mie Aceh, hanya saja ia dibuat dengan mie telur.
Mie celor disantap dengan pelengkap tambahan, mulai dari telur, kucai, tauge, dan daging udang yang membuat rasa gurihnya semakin nyata.
4. Roti koing
Sesuai dengan namanya, kue satu ini berbentuk bulat dan sedikit keras dengan rasa tawar, layaknya bentuk koin.
Orang-orang di Palembang biasa memakannya dengan cara memendam roti koing ke dalam teh atau kopi. Roti koing juga merupakan salah satu makanan khas berbuka puasa.
5. Malbi
Berbeda dengan makanan khas Palembang yang biasanya berbahan dasar ikan, Malbi justru menggunakan daging sapi sebagai bahan dasarnya.
Jika dilihat sekilas, kamu mungkin mengira Malbi memiliki rasa yang mirip dengan semur. Namun saat disantap akan terasa dengan sangat jelas rempah-rempah seperti ladesa dan pala.
6. Martabak har
Martabak har merupakan salah satu makanan khas Palembang yang sayang untuk dilewatkan.
Satu hal yang paling membedakan Martabak Har dengan martabak lainnya adalah kuah cuka yang mereka gunakan serta tambahan kari kental.
7. Laksan
Tak kalah lezat dari pempek, Laksan juga layak untuk dicoba. Makanan khas Palembang satu ini juga terbuat dari tepung sagu dan ikan dan memiliki rasa yang mirip pempek.
Bedanya, Laksan disajikan dengan kuah lontong sayur yang berwarna kemerah-merahan. Laksan cocok dimakan bersama keluarga baik di pagi atau malam hari.
8. Kue lumping
Camilan khas Palembang satu ini terbuat dari tepung tapioka dan repung beras yang disukai banyak orang.
Nama lumping sendiri daiberikan karena adanya sebuah cekungan di tengah-tengah kue layaknya lumping
Bagi kamu pecinta durian, tentunya kamu harus mencoba Lempok Durian saat berkunjung ke Palembang.
Dengan bentuk menyerupai dodol, lempok durian terbuat dari daging buah durian asli serta campuran gula dan pengawet alami.
10. Es Kacang Merah
Usai mencicip bermaam makanan khas Palembang yang umumnya berbahan dasar ikan, menutup dengan yang segar-segar seperti es kacang merah tentu merupakan pilihan yang pas.
Pedagang es kacang merah dapat dengan mudah kamu temukan di pedagang kaki lima atau tempat berjualan empek-empek.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik