Suara.com - Friends with Benefits atau FWB mungkin masih terdengar asing di telinga beberapa orang. Singkatnya, FWB adalah hubungan dua orang yang berorientasi pada seksual namun berkomitmen untuk tidak melibatkan perasaan, kasih sayang, atau dorongan yang mengarah pada hubungan romansa.
Dilansir dari laman Kids Help Phone, mereka yang tertarik untuk menjalani FWB umumnya adalah kaum muda yang tidak berminat dengan komitmen saat pacaran. Sementara bagi kaum dewasa, mereka memilih FWB karena tidak memiliki waktu menjalin hubungan asmara.
Meski merupakan fenomena baru, penting bagi kita untuk mengetahui lebih dalam mengenai Friends with Benefits atau FWB ini. Jadi apa itu FWB sebenarnya?
Perbedaan FWB dengan pacaran
Beda halnya dengan pacaran yang melibatkan perasaan saling menyayangi satu sama lain dan dibumbui rasa cemburu, saat menjalani FWB, kita tidak boleh berharap mendapat dukungan emosional dari pasangan, misalnya berkencan atau mendekat dengan keluarga.
Selain itu, pastikan komitmen seperti ini dipahami bagi kedua belah pihak dan dilakukan kesepakatan sebelum memulai hubungan FWB. Jangan sampai salah satu pihak justru merasa tersakiti hanya karena merasa bahwa pasangan FWB tidak memberinya kasih sayang.
FWB dapat mengubah pertemanan
Menurut seorang penulis sekaligus psikoterapis, Rebecca Newmanm kedua pihak yang sepakat menjalani FWB harus menerima kenyataan bahwa bisa saja hubungan pertemanan antara keduanya berubah. Hal ini tidak terlepas dari kemungkinan adanya interaksi seksual di antara mereka.
Jika kurang beruntung, FWB justru bisa merusak pertemanan karena adanya konflik yang terjadi. Hal ini tentu bukan tanpa alasan, karena mungkin saja ada salah satu pihak yang tanpa sengaja melibatkan perasaan lebih dalam.
Baca Juga: 4 Tanda Pasangan Ingin Mengakhiri Hubungan, Sulit Dipertahankan Lagi!
Tidak Adanya Masa Depan
Merujuk pada poin-poin sebelumnya, FWB adalah sebuah hubungan yang dilakukan tanpa landasan orientasi masa depan. Maka, tidak jarang FWB hanya bertahan dalam jangka waktu yang singkat.
Kesepakatan awal menjalin FWB adalah memenuhi hasrat seksual semata. Jika hal itu telah terpenuhi, sangat mungkin salah satu pihak pergi begitu saja, terutama karena merasa tidak punya ikatan lebih.
Pasangan FWB mungkin juga menjalin hubungan dengan orang lain
Salah satu hal yang perlu diingat saat memutuskan untuk menjalin hubungan FWB adalah mungkin saja partnermu memiliki pasangan lain di luar sana. Karena faktanya, saat melakukan FWB, seseorang akan merasa lebih bebas menjalin hubungan dengan orang lain.
Dengan begini, bukan hanya memperhatikan masalah emosional, menjalin hubungan FWB juga harus memperhatikan kesehatan fisik.
Demikian penjelasan mengenai Friends With Benefit atau FWB yang istilahnya kerap terdengar belakangan ini. Sebelum memutuskannya, coba yakinkan dengan poin-poin di atas, ya!
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan