Suara.com - Banyak orang sering menganggap remeh makan keluarga. padahal berbagai penelitian menunjukan bahwa makan bersama keluarga memiliki manfaat, seperti kualitas gizi hingga perkembangan sang anak.
Namun, tradisi tersebut mulai menghilang secara perlahan-lahan akibat masyarakat yang semakin modern. Padahal makan bersama keluarga juga dapat menjadi salah satu alternatif bagi orang tua untuk membangun hubungan lebih erat dengan anak-anak.
Dilansir dari Brightside.me, berikut 6 alasan mengapa makan bersama keluarga lebih baik untuk anak-anak:
1. Mereka belajar tata krama yang baik
Anak-anak meniru perilaku orang tua saat makan. Orang tua bisa menggunakan kesempatan ini untuk menunjukan bagaimana perilaku saat makan. Disamping itu, mereka akan memiliki kemampuan sosial dan komunikasi melalui makan bersama keluarga.
2. Mereka melakukan yang lebih baik di sekolah
Anak-anak yang makan bersama keluarga mendapatkan nilai lebih baik dibandingkan makan sendiri. Hal ini karena makanan yang diberikan oleh orang tua memiliki nilai nutrisi. Hal tersebut akan berpengaruh pada vitamin yang dimilikinya. Hal lainnya, kamu bisa mendiskusikan masalah di sekolah. Saranmu mungkin membantu anak-anak menyelesaikan masalahnya lebih mudah dan tepat.
3. Mereka makan makanan sehat
Makan bersama merupakan pilihan tepat untuk dapat makan sehat. Di sisi lain, makan di luar rumah akan mempromosikan kebiasaan makan yang buruk. Orang-orang yang makan bersama orang tua cenderung tidak akan mengalami obesitas.
Baca Juga: Hits Lifestyle: Kencan Pertama Makan Ceker, Bayi Asli Disangka Boneka Arwah
4. Mereka lebih terbuka
Keluarga yang nyaman dan santai membantu anak-anak bercerita tentang perasaannya secara terbuka. Sebuah penelitian menemukan bahwa komunikasi orang tua akan lebih baik saat makan bersama. Setiap anggota akan membagikan kehidupan mereka. Hal tersebut menyebabkan ikatan keluarga lebih kuat.
5. Harga diri mereka meningkat
Makan bersama menciptakan rasa untuk memiliki. Fokus pada percakapan dan makan dengan penuh perhatian dapat secara langsung menyemangati anak. Hal ini akan meningkatkan harga diri mereka karena keterlibatan sosial yang dibutuhkan. Maka remaja akan terhindar dari rasa tertekan yang berlebihan. Kemudian, mereka akan lebih mudah membuka diri sambil berbagi makanan dengan orang terdekatnya.
6. Mereka menjadi lebih mandiri
Orang tua dapat melibatkan anak mereka dalam mempersiapkan makanan, seperti pergi berbelanja keperluan dapur, merencanakan makanan, atau masak bersama mereka. Hal tersebut akan secara langsung mengajari mereka menjadi lebih mandiri. Pada kenyataannya, hal ini akan membantunya menjadi lebih berhati-hati dengan uang. Kamu juga secara tidak langsung mengizinkan mereka belajar tentang makanan mana yang seharusnya mereka pilih.
Itulah 6 alasan mengapa makan bersama keluarga lebih baik untuk anak-anak. Apakah kamu menyukai makan bersama keluarga?
Penulis: Maria Mery Cristin Nainggolan
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar