Suara.com - Aplikasi kencan online kini menjadi salah satu cara praktis untuk mencari pasangan. Meski begitu, ada pula kemungkinan seseorang bertemu pasangan kencan yang kurang menyenangkan.
Salah satu contoh adalah kisah yang dibagikan ibu satu ini. Ibu tersebut syok karena mendadak mendapat komentar merendahkan.
Melansir The Sun, wanita bernama Katie itu mengungkap bahwa ini baru pertama kalinya ia memakai Tinder. Katie lantas dicocokkan dengan seorang pria.
Awalnya, percakapan antara Katie dan pria tersebut berlangsung lancar. Katie bahkan dipuji jika dirinya punya mata yang cantik.
Selain itu, pasangan ini membicarakan soal pekerjaan dan keluarga. Sang pria mengaku bahwa ia sendiri punya satu anak dari pernikahan sebelumnya.
Namun, situasi berubah ketika Katie menjelaskan bahwa dirinya sudah punya 7 orang anak.
“Aku ibu dari 7 anak dan juga nenek dari 1 cucu, 5 anakku masih tinggal denganku, aku punya rumah sendiri dan mobil, aku sudah dua tahun lajang dan datang kemari (Tinder) untuk melihat-lihat,” ungkap Katie.
Di luar dugaan, Katie mendapat komentar merendahkan. Ia pun dituduh sebagai wanita yang tidak benar karena punya tujuh anak.
“Apa? Tujuh anak, apa kau bercanda?”
Baca Juga: Ajari Anak Kecil Bahasa Inggris Malah Dilarang Tetangga, Alasannya jadi Sorotan
“Perempuan sepertimu yang membuat wanita lain dicap buruk,” tambah pria itu merespons.
Lantaran syok, Katie pun langsung membalas bahwa ia sama sekali tidak bermaksud mencari pengganti ayah untuk anak-anaknya.
“Kenapa dengan kebencian ini, aku paham seseorang mungkin tidak bisa menerimanya, tapi tidak perlu bersikap jahat dan merendahkanku seperti itu.”
“Aku juga tidak berharap orang lain menjadi ayah dari anak-anakku, mereka punya ayah mereka sendiri, mereka tidak butuh orang lain di hidup mereka. Ini tentang diriku. Aku tidak mau menghubungimu lagi. Belajarlah menghargai orang lain,” tambah Katie.
Akibat pengalaman buruk tersebut, Katie sendiri mengungkap jika dirinya tak lagi tertarik memakai aplikasi kencan online.
Sementara, curhatan Katie di TikTok sendiri panen komentar dukungan dari warganet.
“Jika itu caranya memperlakukan orang asing, aku tidak mau memikirkan caranya memperlakukan mantannya.“
“Butuh wanita kuat untuk membesarkan 7 orang anak, kau menakjubkan dan kuat.”
“Tidak ada yang berhak dikomentari seperti itu, abaikan saja dia,” tambah komentar lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim