Suara.com - Sebagai salah satu makanan favorit orang Indonesia, sudah barang tentu gorengan sangat mudah ditemukan di manapun, kapanpun.
Salah satu jenis gorengan paling populer adalah, pisang goreng. Pisang sendiri dikenal sebagai buah kaya nutrisi. Hanya saja, karena pengolahannya yang salah, nutrisi tersebut bisa urung didapat.
Satu hal yang pasti, di balik kelezatannya, kalori pisang goreng amatlah tinggi. Bahkan dalam satu buah, kalori pisang goreng setara dengan sepiring nasi.
Padahal saat dikonsumsi dalam bentuk buah, pisang memiliki manfaat yang baik bagi tubuh. Di dalam pisang terdapat kandungan potasium, kalsium, zat besi, juga antioksidan.
Beda cerita saat setelah diolah, seperti halnya digoreng. Kandungan nutrisi dalam buah pisang akan berkurang. Bahkan kalorinya akan semakin bertambah.
Tak heran jika segala jenis gorengan, termasuk pisang goreng adalah sumber kolesterol. Apalagi ditambah dengan bahan makanan lain seperti tepung dan gula.
Semua bahan itu digoreng dalam minyak yang membuatnya semakin tidak sehat. Kadungan kalori dan lemak jahat sangatlah tinggi.
Meskipun rasanya lezat, tetapi jika dikonsumsi dalam jumlah banyak akan menimbulkan penyakit dalam tubuh. Dalam satu buah pisang goreng saja rata-rata mengandung 3,58 gram lemak. Berarti lebih dari 50 miligram kolesterol yang masuk dalam tubuh.
Artinya, satu porsi pisang goreng saja telah menyumbang 5 persen konsumsi lemak jenuh dalam tubuh. Sedangkan kalori pisang goreng mencapai 140 kalori setara dengan sepiring nasi.
Baca Juga: Jadi Alternatif Olahan Sehat, Ini Lho Jumlah Kalori Pisang Rebus
Jadi sangat diimbau untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi pisang goreng, agar kesehatan tubuh tetap terjaga.
Sebagai alternatif olahan pisang, kamu bisa menikmati pisang dengan cara dikukus!
Selain tidak menambah kadar lemak tak jenuh dalam pisang, mengukus juga tidak menghilangkan terlalu banyak kandungan nutrisi dari pisang itu sendiri.
Yuk mulai hidup sehat dari sekarang!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Sudaryono Copot 137 Kepala Dapur MBG, Penyebabnya Keracunan hingga Ngentit Uang
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi
-
15 Ide Lomba 17 Agustus yang Cocok untuk Semua Usia, Seru dan Tidak Membosankan
-
Berburu Kursi Empuk, Trik Pragmatis Golkar 'Anti-Oposisi' Demi Amankan Kekuasaan
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK
-
Cerita dari Taman Puring: Begini Serunya Mengikuti Latihan Komunitas Parkour Jakarta
-
Apakah Implora Jelly Tint Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pengguna
-
Buntut Sidak Jalan Suryakencana, Wawali Jenal Mutaqin Evaluasi Bagi Hasil Juru Parkir
-
Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Propam Dalami Peran Brigadir IH