Setelah dua material utama tadi, elemen sekunder dari desain Japandi Industrial adalah material kayu dan besi. Implementasinya pun bisa beragam. Dimulai dari penggunaan lantai kayu, furnitur kayu, daun pintu dan jendela dari besi hitam, sampai furnitur-furnitur berdesain Industrial yang memadukan kayu dan besi hitam.
Seperti yang tampak pada ilustrasi di atas, mulai dari rak TV di sebelah kanan, rak dinding, meja makan, serta kursi bar di sebelah kiri, hingga coffee table di tengah ruang keluarga.
Semuanya merupakan furnitur yang terbuat dari kayu dan besi hitam yang merupakan salah satu elemen desain khas Japandi Industrial yang semakin memperkuat tampilan maskulin dan ikonik.
4. Terbuka dan Tanpa Sekat, Konsep Open Space yang Diterapkan Japandi Industrial
Sebagai desain interior yang berkembang dari loft apartment dan basement studio di New York, desain Industrial tidak asing dengan konsep hunian open space yang sekarang pun juga menjadi salah satu tren desain interior.
Terlebih dengan penggunaan material ekspos dan furnitur yang esensial, tata ruang yang terbuka dan tanpa sekat akan membuat ruang gerak penghuni menjadi lebih leluasa.
Penggunaan partisi multifungsi dan furnitur-furnitur pintar juga bisa diaplikasikan yang juga menjadi salah satu ciri khas Japandi Industrial yang bermanfaat bagi penghuni.
5. Biarkan Cahaya Matahari Masuk ke dalam Hunian. Pencahayaan Alami yang Menawan, Hemat, dan Ramah Lingkungan
Guna menyeimbangkan semua furnitur dan material khas Japandi Industrial yang didominasi oleh tekstur dan warna, kehadiran pencahayaan alami penting untuk memberikan suasana yang lebih terbuka dan terang. Terlebih dengan kehadiran palet warna netral seperti putih yang akan memberikan tampilan yang light dan indah.
Baca Juga: Desain Rumah Mungil, Bisa Belanja dan Cari Inspirasi di Sini!
Sementara itu, unsur alami dan ramah lingkungan yang mewakili Japandi juga akan terasa dengan kehadiran jendela besar untuk masuknya cahaya matahari. Hunian akan lebih hemat listrik, sambil memanfaatkan udara luar untuk sirkulasi udara dan pendingin ruangan alami.
Japandi Industrial direkomendasikan bagi Anda yang menginginkan desain interior minimalis dan modern yang tidak hanya menawan, tapi juga memiliki karakter yang membuat hunian menarik dan tidak membosankan.
Artikel Terkait:
Ingin Hadirkan Nuansa Industrial? Perhatikan 5 Elemen Rumah Industrial Ini
Mengenal Desain Japandi dan 4 Gayanya untuk Hunianmu!
Intip Kerennya Desain Rumah Japandi Industrial, Bikin Semua Takjub!
| Published by Dekoruma |
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
Terkini
-
IHSG Betah di Level 6.400 pada Sesi I, Saham INET Melesat
-
78 Tahun Berkarya, OT Group Gelar Upacara Kemerdekaan Demi Wujudkan Semangat Kebangsaan
-
7 Cara Mengatasi Shio Ciong Tahun Ini agar Tetap Aman dan Beruntung
-
11 Calon Hakim Agung dan 3 Cakim Ad Hoc Disahkan DPR, Ini Daftar Namanya
-
Respons Bencana NTT, DPR RI Kirim Perwakilan dan Siapkan Langkah Darurat
-
Eliano Reijnders Tak Mau Santai Usai Bela Timnas Indonesia, Bali United Jadi Sasaran Berikutnya
-
BRI Eco Culture Market 2026 Bali: Perkuat Daya Saing UMKM Lokal, Makin Dikenal Wisatawan Global
-
Jangan Terkecoh Visual! Pengamat Ungkap Makna di Balik Momen Mesra Jokowi-Prabowo
-
Menggugat Pendekatan Reaktif Pemerintah Atasi Karhutla
-
Pramono Anung Tekankan Sinergi Ulama-Umara demi Jakarta yang Kondusif dan Modern