Suara.com - Busana mewah seringkali membuat penggunanya meringis melihat harganya yang sangat menguras kocek. Namun, tidak dengan brand fesyen lokal yang satu ini.
Hal inilah yang menginspirasi brand Monaetic yang mencetuskan konsep affordable luxury brand, yaitu busana mewah dengan harga affordable alias ramah di kantong.
Inisiasi ini dibuat dengan tujuan agar produk busana mewah produk lokal karya anak bangsa semakin dicintai dan diminati oleh masyarakat Indonesia.
“Melalui produk fashion, Monaetic hadir untuk membantu wanita dari setiap kalangan untuk merasa mewah serta memiliki kepercayaan diri atas apapun warna kulitnya dan bagaimanapun bentuk tubuhnya," ujar Adinda Pillai selaku CEO Monaetic Fashion, melalui keterangan yang diterima Suara.com.
Yang unik, brand fesyen yang berdiri sejak Juli 2021 ini hadir dengan berbagai ukuran mulai dari XS hingga XXXL (big size). Sederet ukuran ini, menjadi ukuran yang tidak banyak ditemukan, karena kebanyakan pakaian berukuran lebih kecil.
Kini setelah melewati berbagai tantangan, brand ini akhirnya pertama kalinya meluncurkan koleksi pertamanya di 2022.
“Bahkan sebelum peluncuran, Monaetic sendiri sudah menerima pesanan semi couture atau custom made,” ungkap Adinda.
Dalam proses produksinya, brand ini mengusung produk fashion buatan tangan atau hand made, yang sekaligus turut andil dalam mengurangi pencemaran lingkungan.
Tidak hanya itu, kata Adinda, untuk menciptakan produk fashion yang berkualitas, para desainer Indonesia juga turut digandeng. Tujuannya agar bersama memajukan produk industri fashion lokal.
Baca Juga: Jaga Kualitas Jadi Cara Brand Fesyen Lokal Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
"Serta semakin meningkatkan kepercayaan diri perempuan Indonesia dan bahkan di seluruh dunia melalui produk-produk fashion Monaetic yang mewah tapi tetap terjangkau,” tutup Adinda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan