Suara.com - Setelah tinggal dua tahun di Amerika Serikat, Pangeran Harry mengatakan bahwa Inggris masih tetep menjadi rumahnya. Namun, ia menganggap Inggris masih berbahaya bagi anaknya Archie dan Lilibeth.
Hal tersebut diungkapkan oleh kuasa hukum Pangeran Harry dan Meghan Markle.
"Inggris akan selalu menjadi rumah Pangeran Harry dan negara yang dia inginkan agar istri dan anak-anaknya aman Tetapi dengan kurangnya perlindungan polisi, ada risiko pribadi yang terlalu besar," kata mereka dikutip dari The Sun.
Mereka melanjutkan: Pangeran Harry mewarisi risiko keamanan saat lahir, seumur hidup. Dia tetap berada di urutan keenam takhta, menjalani dua tur tugas tempur di Afghanistan, dan dalam beberapa tahun terakhir keluarganya telah menjadi sasaran neo-Nazi dan ancaman ekstremis yang terdokumentasi dengan baik.
"Sementara perannya dalam institusi telah berubah, profilnya sebagai anggota keluarga kerajaan tidak. Tidak pula ancaman bagi dia dan keluarganya.
Duke dan Duchess of Sussex dikabarkan telah menyewa perlindungan swasta, namun keamanan itu tidak dapat meniru perlindungan polisi yang diperlukan saat berada di Inggris.
"Dengan tidak adanya perlindungan seperti itu, Pangeran Harry dan keluarganya tidak dapat kembali ke rumahnya."
Duke telah meluncurkan tindakan hukum terhadap pemerintah atas keputusan untuk mengambil pengawalnya setelah dia mundur dari tugas kerajaan dua tahun lalu.
Seperti diberitakan sebelumnya Harry dan Meghan telah meminta keamanan sepanjang hari- semua dengan mengorbankan orang Inggris - ketika mereka pertama kali ingin pindah ke luar negeri.
Baca Juga: Meghan Markle Disebut sebagai Anggota Keluarga Kerajaan Inggris Terpintar, Ini Alasannya
Dalam sebuah pernyataan luar biasa yang mengumumkan bahwa mereka akan keluar dari Keluarga Kerajaan dan pindah ke Kanada, pasangan itu mengatakan mereka mengharapkan pembayar pajak untuk terus mendanai petugas perlindungan kerajaan mereka sebagai "orang yang dilindungi secara internasional".
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
5 Sepeda Hybrid Paling Nyaman Buat Gowes, Siapkan untuk Teman Ngabuburit
-
Liburan Hemat ke Singapura: Tips Praktis untuk Traveler Indonesia
-
Asmara Lancar, Ini 5 Shio yang Diprediksi Beruntung 8 Februari 2026
-
Kapan Tiket Kereta Tambahan Lebaran 2026 Dibuka? Jangan Sampai Ketinggalan Jadwalnya
-
5 Rekomendasi Model Baju Imlek Wanita 2026 yang Nyaman dan Elegan
-
5 Lipstik Jadul Legendaris Mulai Rp10 Ribuan, Kualitas Tidak Murahan
-
Sosok Benny Indra Ardhianto, Wakil Bupati Klaten Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun
-
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
-
5 Sleeping Mask dengan Kolagen untuk Usia 40-an, Bikin Kulit Kencang saat Bangun Tidur
-
5 Produk Viva Cosmetics untuk Mencegah Penuaan Dini, Jaga Kulit Tetap Awet Muda