Suara.com - Banyak pasangan terutama merek yang menikah seringkali bahwa berhubungan seks penterasi adalah yang terbaik. Seringkali mereka melupakan masturbasi.
Meski demikian, masturbasi memang seringkali tabu bagi pasangan yang menikah. Kegiatan itu dianggap sebagai tanda tidak puas dengan pasangan sendiri. Tapi sebenarnya masturbasi dengan pasangan bisa jadi hal menyenangnkan.
Dilansir dari Times of India, masturbasi bersama adalah cara yang sangat baik untuk menunjukkan kepada pasangan apa sebenarnya yang membuat kamu mencapai klimaks dengan senang hati. Sebagian besar waktu, orang tidak mengerti apa yang sebenarnya disukai pasangannya. Jadi pertunjukan di muka akan bekerja dengan baik.
Dengan melakukan masturbasi bersama, Anda dan pasangan akan semakin nyaman membicarakan seks. Berbicara tentang apa yang membuat Anda merasa baik akan menjembatani kesenjangan tentang seks antara Anda dan pasangan.
Seks membutuhkan banyak aktivitas fisik dan jika Anda tidak ingin melakukannya, masturbasi bisa menjadi pilihan yang bagus. Tidak perlu banyak tenaga fisik, Anda hanya perlu merasakan kenikmatan dan menggerakkan tangan Anda.
Selain itu, masturbasi akan memulai perasaan seks yang akan membuat seluruh pengalaman menjadi sangat menyenangkan. Perasaan seksual akan muncul dan Anda mungkin merasa lebih horny saat melakukan masturbasi.
Kebanyakan ahli setuju bahwa masturbasi adalah bagian yang sehat dan integral dari perkembangan seksual yang normal. Penelitian menunjukkan bahwa masturbasi di masa kanak-kanak dan remaja di kalangan wanita dikaitkan dengan citra diri yang sehat dan pengalaman seksual yang positif di kemudian hari.
Beberapa manfaat kesehatan fisik dan mental yang telah dikaitkan dengan masturbasi meliputi:
- suasana hati yang membaik
- lebih baik tidur
- menghilangkan stres dan ketegangan
- bantuan dari kram menstruasi
- risiko kanker prostat yang lebih rendah
Baca Juga: Kamu Tak Disukai Teman Pasangan? Begini 4 Tips Menyikapinya
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali