Suara.com - Bermain hujan-hujanan sering dilakukan oleh setiap anak yang masih kecil. Meski demikian, banyak orangtua yang melarang anak dengan alasan takut sakit ataupun demam.
Walaupun bermain hujan bisa menimbulkan risiko sakit bagi anak, ternyata ada manfaat yang jarang orangtua ketahui lho! Berikut lima manfaat bila anak bermain mandi hujan, yang dilansir dari Pentagon Play.
Meningkatkan Keterampilan Fisik
Ketika anak bermain hujan-hujanan di luar, anak akan mengembangkan keterampilan fisiknya lebih cepat. Karena kondisi di luar licin, anak akan bekerja keras untuk menjaga keseimbangan, serta meningkatkan koordinasi dan keterampilan motorik kasar mereka.
Selain menjaga keseimbangan, anak juga dapat mengembangkan keterampilan berpikirnya, salah satunya yaitu mengelola resiko dan mengevaluasi kegiatan yang dilakukannya.
Mengajarkan Cara Gaya Hidup Sehat
Membiarkan anak-anak bermain hujan-hujanan akan mengajarkan mereka cara gaya hidup sehat, salah satunya berolahraga yang dilakukan di setiap musim cuaca. Terbukti, anak yang belajar menjalani gaya hidup sehat sedari dini, akan meneruskan kebiasaan ini hingga dewasa kelak. Bahkan, mereka tidak peduli saat berolahraga di tengah hujan selain membiasakan diri.
Bisa Belajar Ilmiah Tentang Air
Ketika anak bermain hujan-hujanan, mereka akan mencoba bereksplorasi dan mendapat pengalaman baru, salah satunya belajar ilmiah tentang air. Dari situ, mereka akan mengeksplorasi konsep-konsep ilmiah, mulai dari siklus air, awan, dan cuaca. Tentunya, anak yang bermain hujan-hujanan akan belajar, dari mana air berasal dan mengapa terjadinya hujan.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Kamis 10 Februari: Pagi Sebagian Besar Wilayah DKI Hujan
Meningkatkan Kemandirian
Orangtua seharusnya tahu, bahwa anak yang bermain hujan-hujanan bisa membuat mereka belajar menjadi mandiri. Mereka akan belajar bagaimana cara menyelamatkan diri dari cuaca hujan, seperti menyiapkan dan mengenakan mantel, sepatu bot, dan juga payung.
Meningkatkan Kreativitas
Kreativitas dan imajinasi anak terjadi pada saat sedang bermain hujan-hujanan, mulai dari melompati genangan air berlumpur seperti karakter kartun favorit mereka. Dari imajinasi ini, mereka akan menjadi liar, dan membayangkan seperti karakter kartun tersebut. Tak hanya itu, anak juga akan belajar saat memecahkan masalah, terutama pada saat melintasi jalanan yang berlumpur dan melewati sungai yang deras.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot
-
BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah
-
Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026
-
Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara
-
Bukan Sekadar Jago Debat, Ini Cara Mencetak Calon Diplomat dan Pemimpin Masa Depan Sejak Dini
-
Bulog Edukasi Masyarakat Kenali Mutu Beras, Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat
-
Lari Sambil Selamatkan Bumi, PLN Electric Run 2026 Punya Misi Pangkas 24 Ton Emisi Karbon
-
Menteri Ekraf Melihat Langsung Dapur Kreatif Industri Kecantikan di Malang
-
Kejagung Periksa Saksi Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Lima Mangkir dari Panggilan
-
Surat dari Pram: Kumpulan Surat untuk Sang Terkasih, Jenaka Aryadiningrat