Suara.com - Tradisi memberi amplop berisi uang saat kondangan menjadi hal umum yang dilakukan masyarakat di Indonesia. Biasanya, amplop akan dibuka setelah acara, yang diharapkan bisa menjadi hadiah bagi pengantin yang baru saja menikah untuk memulai hidup barunya.
Namun, baru-baru ini sebuah video viral menimbulkan kontroversi, memperlihatkan amplop dibuka dan dicatat langsung saat pesta masih berlangsung.
Diunggah akun TikTok @maratikkitaram, video tersebut juga menuliskan bahwa cara ini membuat tamu yang hadir tidak berani untuk memberikan amplop kosong, karena si penyelenggara acara akan langsung membuka amplop tersebut segera setelah diberikan di meja tamu.
Di sana terlihat, petugas meja tamu membuka dan menulis dengan rapi dan rinci, berapa isi amplop tersebut, dan nama si pemberi dalam sebuah buku tulis. Selesai dibuka dan ditulis, amplop tersebut pun baru dimasukkan ke kotaknya.
"Tidak ada amplop kosong soalnya langsung dibuka di tempat," tulis keterangan video tersebut seperti yang Suara.com kutip pada Sabtu (12/2/2022).
Sampai saat ini, video tersebut telah dilihat lebih dari 600 ribu kali. Melihat hal ini, banyak orang yang merasa heran. Bahkan beberapa di antara mereka langsung nyinyir dan mengatakan bahwa hal tersebut tidaklah beradab atau tidak sopan.
"Hajatan itu sedekah, berbagi kebahagiaan. Bukan nyari untung," kata @kasixxxxx.
"Tidak beradab," ujar @jullxxxxxx.
"Baru lihat seumur hidup, kalau ada yang nggak kasih, anggap sedekah saja, mungkin nggak punya uang, nggak datang nggak enak mungkin," tulis @susixxxxxx.
Baca Juga: Viral Aksi Seorang Ustaz Ingin Tangkap Sosok Nyai Roro Kidul, Warganet Heboh: Kok Berani Banget
"Tidak etis, tujuan hajatannya jelas-jelas cari untung, bukan sedekah berbagi kebahagiaan," ungkap @lestxxxxxxx.
Video selengkapnya bisa dilihat di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim