Suara.com - Jika 'punya pacar' merupakan salah satu dari sekian resolusi tahun barumu, saat ini kamu yang masih jomblo mungkin lagi sibuk-sibuknya menebar pesona untuk menemukan sebuah hubungan baru.
Menurut laporan Future of Dating dari Tinder, hari Minggu pertama setelah tahun baru dan Hari Valentine menjadi salah satu waktu tersibuk di Tinder untuk kegiatan swiping. Hal ini membuktikan bahwa berkenalan dengan seseorang pada awal tahun menjadi salah satu resolusi tahun baru.
Nah, jika bertemu dengan seseorang yang baru menjadi salah satu tujuan kamu di tahun ini, beberapa tips dari Inez Kristanti, seorang pakar hubungan, akan membantu kamu untuk menjadi diri sendiri dan menentukan ekspektasi yang lebih realistis saat menciptakan hubungan yang penuh makna. Ini dia, mengutip siara pers dari Tinder.
1. Punya pasangan bukan karena dikejar umur
Mungkin ada yang menetapkan target mendapatkan pasangan di tahun ini karena merasa umur sudah tua. Tapi perlu diingat, bahwa jauh lebih penting menemukan pasangan yang sesuai untuk kamu, daripada sekadar mengejar target waktu. Karena setelah berkomitmen pun, kita ingin menjalani hubungan yang nyaman dan bahagia untuk kita.
2. Pastikan dan komunikasikan keinginan serta kebutuhan kamu
Tidak apa-apa kalau kamu mau menetapkan standar dalam mencari pasangan. Tetapi, standarnya juga perlu realistis dan jelas. Misalnya, jika kamu menginginkan anak di masa depan, maka jangan paksakan hal ini kepada pasanganmu yang tidak berencana untuk memiliki keturunan. Membangun komunikasi yang sehat dengan pasangan menjadi penting dari sebuah hubungan, dan ini harus dilakukan sejak awal.
3. Berkencan seharusnya menjadi pengalaman yang menyenangkan
Tidak perlu terlalu terpaku pada target sehingga kamu melupakan esensi dari berkencan yang sebenarnya. Berkencan dapat membuat kamu lebih mengenal satu sama lain dan menikmati waktu berdua.
Baca Juga: Heboh Momen Romantis Cewek Dilamar Kekasih di Uluwatu, Bikin Jomblo Auto Ketar-ketir
Bagi yang berorientasi untuk komitmen jangka panjang, kamu dapat melihat apakah orang yang kamu kencani ini cocok untuk menjadi pendamping kamu. Kamu tidak bisa memaksa kapan koneksi yang sesuai akan datang.
Ingat, berkencan merupakan sebuah pengalaman dan setiap orang berhak untuk bersenang-senang. Jadi, lakukanlah yang bisa dilakukan sambil tetap menikmati prosesnya. Kamu harus bisa menikmati proses berkenalan dan mengobrol dengan calon pasangan tanpa harus terburu-buru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan