Suara.com - Salah satu kebiasaan beracun yang mungkin tidak kita sadari adalah, terlalu banyak berpikir atau overthinking. Bahkan membuang waktu dengan kecemasan sehingga menguras produktivitas Anda.
“Banyak orang terobsesi dan khawatir tentang hal-hal di luar kendali mereka. Kebiasaan berpikir berlebihan dapat menghabiskan waktu dan energi individu. Dan overthinking, malah hanya akan membawa kita pada kelelahan mental dan juga emosional,” ungkap Konsultan Psikolog dan Terapis Keluarga di Rumah Sakit Bhatia Mumbai, Dr. Maya Kirpalani.
Selain itu, kebiasaan lain dari terlalu banyak berpikir adalah, mengkhawatirkan masa depan dan terus memikirkan masa lalu. Ketika Anda tidak melakukan sesuatu yang produktif, pikiran Anda akan berpikir berlebihan.
“Masa lalu sudah berlalu, dan kita bisa belajar dari masa lalu yang mengajarkan kita. Salah satu tetap fokus pada masa depan yang menyebabkan kekhawatiran dan kecemasan,” ungkap Dr. Maya Kirpalani.
“Memikirkan masa lalu atau masa depan, kita mengabaikan atau menolak saat ini. Intinya, kita mengingkari kenyataan dengan berbuat demikian, menyebabkan kita sangat menderita,” lanjutnya.
Di sisi lain, yang membuat seorang merasa tidak bahagia dan membosankan adalah terjebak dengan rutinitas sehari-hari yang monoton, tanpa ruang lingkup kreativitas dan pembelajaran.
Menurut Dr. Maya, banyak dari orang yang merasa bersalah karena melakukan rutinitas yang tidak fleksibel, sehingga dampaknya bisa merusak kesehatan mental mereka.
“Meski penting untuk menjaga jadwal yang sehat, terkadang rutinitas yang sama juga bisa menjadi sangat membosankan, terutama ketika Anda menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menilai diri Anda secara rendah, sehingga ini bisa menghambat kesuksesan Anda,” ungkap Dr. Maya.
Agar tidak terus-menerus berpikir berlebihan, ada tiga cara yang bisa Anda lakukan, antara lain:
Baca Juga: 5 Cara Menjadi Sahabat yang Baik untuk Diri Sendiri, Jangan Menjadi People Pleaser
- Perhatikan pikiran Anda. Jika ini tidak produktif, maka itu akan menghabiskan energi psikis Anda.
- Tetap hidup di masa kini. Jangan terlalu memikirkan masa lalu atau khawatir tentang masa depan Anda. Berhati-hatilah, dan nikmati hidup saat ini.
- Pelajari keterampilan baru, misalnya mengembangkan hobi. Dengan melakukan sesuatu yang berbeda dan kreatif, ini tidak hanya membuat Anda rileks, tetapi juga membuat pikiran Anda tetap gesit.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Andre Rosiade Gelar Padel Youth Series, Dorong Padel Jadi Olahraga Rakyat
-
Senandung Gugusan Bintang, Perjalanan Baru Jakarta Movin Allstars di Luar Panggung Teater Musikal
-
Dari Layar ke Dunia Nyata, Keseruan Komunitas Game RF Online Next Saat Akhirnya Bertatap Muka
-
KAI Genjot Perbaikan Perlintasan Sebidang, 145 Titik Prioritas Rampung Dibenahi
-
Waspada Vampir Oli pada Motor Bekas, Kenali Ciri dan Cara Deteksinya sebelum Membeli
-
Apakah Aman Menyimpan Skincare dan Makanan dalam Satu Kulkas Mini?
-
Pabrik BYD di Subang Diresmikan Pekan Depan
-
Bukan Minta Maaf, Pelaku Begal Payudara di Bangkalan Malah Bacok Suami Korban
-
Sebelum Remaster Rilis, Toy Story 3 Akan Dihapus dari Xbox
-
Usut Sumber Limbah Kali Jantung, DLHK Depok Gandeng Wilayah Tempuh Jalur Hukum