Suara.com - Menyuapi anak yang baru belajar makan merupakan tantangan tersendiri bagi orangtua, terutama ibu. Biasanya, si bayi mengunyah makanan dengan cukup lambat.
Salah satu contohnya seperti yang dibagikan melalui akun TikTok @bundewwww. Dalam unggahan itu, wanita ini menunjukkan apa yang ia lakukan ketika tengah menyukai sang buah hati.
"Ritual saat nungguin anak ngunyah," tulisnya di awal video.
Saat itu, ia tengah menyuapi anaknya dengan nasi dan abon sapi yang dibuat sendiri. Nasi dan abon sapi tersebut dicampur jadi satu dan disuapkan ke anak dengan tangan kosong.
Sembari menunggu anaknya selesai mengunyah, rupanya wanita ini membuat prakarya dari nasi tersebut. Nasi tersebut ia bulat-bulatkan seukuran sekali suap. Setelah itu, ia menghitung ada berapa bulatan untuk mengetahui jumlah suapan yang tersisa.
Saat itu, nasi masih tersisa 10 suapan lagi. Jari-jarinya pun menjadi lengket, namun tak masalah baginya karena sudah biasa.
Saat anaknya masih belum selesai mengunyah, ia akan membuat gunungan nasi. Ia tampak membuat nasi berbentuk kerucut dan menyerupai gunung.
Sembari menunggu, ia lantas memindahkan gunungan tersebut ke wadah. Setelah sekian lama, akhirnya semua kepalan nasi abon tadi berhasil masuk ke dalam perut anak.
Video ini lantas menarik banyak perhatian publik. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
Baca Juga: Dua Wanita Ngakak Lihat Kursi Mobil yang Didudukinya, Publik: Grup Anak TK
"Emang harus ditinggal umroh, bangun rumah, sama ngitung pasir, Bund," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Wkwkwk sama aku juga begitu kalau lagi nyuapin anak," ujar warganet ini.
"Ternyata semua melewati fase ini. Semangat ya bunda-bunda," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Sabtu (12/3/2022), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 300 ribu kali di TikTok.
Untuk menonton video selengkapnya, klik di sini!
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
GPFE 2026: Perkuat Kolaborasi Pengadaan, Dorong TKDN, dan Dukung Program Prioritas Nasional
-
DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik
-
Sidak Suryakencana, Wakil Wali Kota Bogor Bongkar Setoran Jukir Cuan Hingga Rp480 Ribu Sehari
-
Ledakan Guncang Bogor di Depan Hotel Pemain Vietnam Jelang Lawan Timnas Indonesia
-
Bahlil Pastikan BBM Subsidi Tak Naik Meski Harga Minyak Dunia Berfluktuasi
-
Saham Tempo (TMPO) Terbang 35 Persen Sentuh ARA, Investor Bertaruh Isu Demo Agustus?
-
Skema Pagar Dedie Rachim Bikin Waswas, Warga RE Martadinata Minta JPO Dulu Sebelum Ditutup
-
Pipa PAM JAYA Bocor di Antasari, Ganggu Suplai Air 18 Kelurahan di Jakarta Selatan
-
Awas Boncos! Ini 8 Biaya Tersembunyi Pesta Pernikahan yang Sering Luput dari Anggaran
-
Perbedaan ASICS Novablast 6 vs Novablast 5: Apakah Perlu Upgrade?