Suara.com - Perubahan iklim yang disebabkan oleh global warming terasa begitu nyata hingga kini. Langkah nyata pun perlu dilakukan untuk mengatasi hal ini.
Organisasi pemerhati lingkungan non profit World Wide Fund (WWF) mencetuskan Earth Hour yang dilakukan pertama kali pada 2007 di Sydney, Australia. Aksi ini kemudian secara konsisten dilakukan di Sabtu terakhir bulan Maret setiap tahunnya.
Tanggal 26 Maret kali ini pun menjadi peringatan Earth Hour 2022 yang bisa dilakukan oleh setiap individu maupun lembaga. Gerakan Earth Hour dilakukan dengan memadamkan lampu serta alat elektronik yang tak terpakai setidaknya selama 60 menit mulai pukul 20.30 waktu setempat.
Tema Earth Hour 2022 adalah 'Shape Our Future' yang melambangkan setiap orang memiliki kekuatan untuk membentuk masa depan bumi. Ya, setiap individu bisa berperan cukup besar terhadap bumi kita tercinta.
Melansir dari WWF Indonesia, saat 10 persen warga Jakarta yang mematikan lampu ketika Earth Hour, energinya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan 900 desa. Energi yang dihemat pun mampu menyumbang oksigen untuk 524 orang.
Hanya dalam 1 jam, kegiatan Earth Hour ini dapat mengurangi 267 ton emisi karbon dioksida. Tentu hal ini bermanfaat begitu besar kala dilakukan serempak di seluruh belahan dunia.
Earth Hour juga disebut sebagai gerakan konservasi lingkungan terbesar di dunia hingga saat ini. Pasalnya, hingga kini tercatat ada 7300 kota dan lebih dari 2 milyar penduduk di dunia yang ikut berpartisipasi dalam gerakan ini.
Anda juga bisa turut andil dalam menjaga bumi dengan mengikuti peringatan Earth Hour di tahun ini dan tahun-tahun selanjutnya. Padamkanlah lampu serta alat elektronik tak terpakai mulai pukul 20.30 minimal selama 1 jam. Langkah kecil bisa berdampak besar untuk kelangsungan bumi kita.
Baca Juga: Pengaspalan Capai 87 Persen, Pengerjaan Seluruh Sirkuit Formula E Molor ke 1 Mei
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan