Suara.com - Kurang asupan minum selama sahur dan berbuka puasa berpotensi menyebabkan dehidrasi. Salah satu cirinya terlihat pada bibir yang lebih kering.
Tidak seperti kulit pada bagian tubuh lainnya, kulit bibir cenderung lebih sensitif karena tidak memiliki melaninin, yakni pigmen pewarna kulit sekaligus pelindung dari sinar matahari.
Dikutip dari Alodokter, kulit bibir juga tidak memiliki kelenjar yang dapat menghasilkan pelumas alami untuk memberikan kelembapan. Hal itu yang menyebabkan bibir lebih mudah kering. Ditambah lagi tidak ada aktivitas minum selama belasan jam berpuasa.
Meski begitu, tidak mustahil mencegah bibir kering selama puasa. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah dan merawat kesehatan bibir kering. Berikut tips dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Perdoski) RI.
1. Gunakan Produk Bibir
Bisa menggunakan lipstik, lip balm, ataupun lainnya yang juga berfungsi sebagai pelembap tapi tidak menyebabkan iritasi. Perlu diwaspadai bahwa sensasi panas, perih, dan tersengat bukan efek wajar dari suatu produk. Melainkan tanda-tanda iritasi.
Bahan yang efektif digunakan pada bibir yang kering dan pecah-pecah seperti vegetable oil, petrolatum, ceramide, dimethicone, dan sheabutter.
2. Gunakan Pelembap Bibir Rutin
Produk bibir itu bisa digunakan beberapa kali dalam sehari dan sebelum tidur. Apabila bibir pecah-pecah dan sangat kering, bisa gunakan produk pelembab yang padat seperti petroleum jelly.
Baca Juga: 4 Tips Cegah Bibir Kering agar Selalu Lembap dan Sehat
3. Gunakan Sunscreen
Penggunaan sunscreen setiap pagi juga penting untuk kesehatan kulit bibir. Minimal gunakan sunscreen dengan SPF 30 dapat membantu bibir untuk terlindungi dari sinar UVB. Seperti kulit, pajanan UVB berlebih juga dapat membuat bibir kering, pecah-pecah, terbakar, dan meningkatkan resiko kekambuhan infeksi herpes simplex pada bibir.
4. Penuhi Kebutuhan Air
Konsumsi cukup air mineral minimal 1,8 liter perhari. Hal itu bisa bantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh serta mengurangi resiko terjadinya bibir kering dan pecah-pecah.
5. Jangan Menjilat Bibir
Kebiasaan menjilat, menggigit, dan mengelupas kulit bibir yang kering justru beresiko makin merusak lapisan kulit. Menjilat bibir menggunakan air liur atau saliva juga menyebabkan bibir semakin kering. Karena saliva yangmengandung enzim pencernaan akan menguap.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik