Suara.com - Seorang wanita mengungkap bahwa dirinya punya tes untuk menguji sikap pasangan saat kencan pertama.
Pada momen kencan pertama, setiap orang tentu ingin memberikan kesan yang baik. Meski begitu, wanita ini punya aturan yang lebih ketat lagi.
Melansir New York Post, wanita bernama Gabby tersebut membagikan bagaimana cara dirinya menguji sikap pasangan kencan.
Gabby membagikan tes tersebut lewat laman TikTok miliknya. Di sana, ia mengungkap jika pria harus membayar makanan saat kencan dan peduli pada keselamatannya.
"Kencan pertama, dia 100 persen harus membayar. Dan jika tidak, maka selamat tinggal," ungkap Gabby dalam videonya.
Sementara, tes kedua digunakan untuk mengecek apakah pria yang menjadi pasangan kencannya mementingkan keselamatan Gabby.
Bahkan, Gabby mengungkap salah satu pengalamannya ketika dia berkencan dengan seorang pria di Miami, Florida.
Menurut Gabby, saat itu mereka sama-sama pulang dengan naik Uber. Namun, mobil yang dipesan pria tersebut datang lebih dulu.
Awalnya, pria tersebut menawarkan diri untuk menunggu hingga mobil Gabby datang. Namun, tawaran tersebut ditolak Gabby meski dirinya diam-diam berharap pria itu tetap tinggal.
Baca Juga: Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga dan Menutupi Aib Pasangan
Sayangnya, pria tadi malah memilih pergi dan meninggalkan Gabby sendirian pada pukul 4 pagi.
"Jelas tidak," kata Gabby, yang mengungkap jika pria seharusnya memastikan pasangan kencan tiba di rumah dengan selamat.
"Jika kau tidak peduli soal keselamatanku dan tidak memastikan aku naik Uber dengan aman, kau gagal," tambahnya.
Selain kedua tes di atas, Gabby juga menambahkan tes lain di mana dirinya mengeluh kedinginan dan melihat apakah pasangan kencannya akan memberikan jaket.
Sejak dibagikan, unggahan Gabby tersebut ramai dikomentari warganet. Meski begitu, tidak semua setuju dengan cara Gabby mengetes pasangan.
"Jika seorang pria tidak memastikan aku pulang dengan aman setelah kencan, aku tidak akan kencan dengannya lagi," tulis komentar lain setuju.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat