Suara.com - Sedang mencari tempat yang tepat untuk membawa keluarga ngabuburit? Museum MACAN bisa menjadi pilihan, karena selain menyenangkan, Anda juga bisa mengenalkan anak-anak pada dunia seni sejak dini.
Terlebih, sejak Desember 2021 hingga 15 Mei 2022 mendatang, Ruang Seni Anak Komisi UOB Museum MACAN Tromarama: The Lost Jungle tengah digelar. Ini merupakan instalasi digital imersif yang menghadirkan pengalaman berbeda bagi anak-anak dan keluarga serta merangsang kreativitas mereka dalam banyak cara.
Terbaru, pameran Ruang Seni Anak Komisi UOB Museum MACAN baru saja menampilkan karya dari seniman grafis senior Indonesia, Theresia Agustina Sitompul yang bertajuk Kembara Biru, yang akan dibuka dari tanggal 9 April 2022 hingga 30 Oktober 2022.
Kembara Biru, menurut Theresia, dibuat untuk merespon adanya peralihan kegiatan-kegiatan yang terjadi di rumah sejak merebaknya pandemi. Saat ini, seperti yang kita tahu, rumah telah beralih fungsi menjadi tempat bersosialisasi, kantor, dan juga sekolah.
Multi fungsi ini mencerminkan banyaknya peran yang dimainkan Theresia: sebagai seorang ibu, pendidik, dan juga perupa. Pengalamannya sewaktu berada di rumah selama masa pembatasan sosial inilah yang menginspirasinya dalam membuat karya.
"Hal ini telah mentransformasi meja dapur dan ruang keluarga menjadi arena berimajinasi agar anak-anak dan keluarga dapat berinteraksi dan belajar di lingkungan yang menyenangkan," ujar dia dalam pembukaan pameran secara darung dan luring, Rabu (6/4/2022).
Dengan memanfaatkan kertas karbon sebagai bahan artistik utama dengan benda-benda kecil sehari-hari seperti kancing dan perban, Theresia pun mendorong anak-anak untuk berhenti sejenak dan menjauh dari layar digital mereka.
Ia lalu menjelajahi lingkungan rumah dan menemukan kembali kegembiraan dalam menciptakan benda-benda dengan menggunakan tangan mereka sendiri. Ia meyakini bahwa dalam situasi pandemi sekalipun, kita semua dapat berkarya dengan memanfaatkan bahan-bahan yang paling sederhana.
"Imajinasi anak-anak bagaikan langit yang biru – cerah, ceria dan tanpa batas. Lalu mengapa kita berfokus pada batasan padahal kita dapat mengeksplorasi banyak kemungkinan? Kita memiliki sepasang tangan yang dapat menciptakan jutaan hal menakjubkan," kata dia.
Baca Juga: Deretan Ide Ngabuburit Seru yang Bisa Dicoba saat Nunggu Waktu Buka Puasa Tiba
Theresia mengatakan, kita memang tidak dapat pergi kemana-mana, tetapi kita selalu bisa membuat karya seni dari bahan-bahan paling sederhana.
Pameran ini menampilkan instalasi fisik dan sejumlah kegiatan di Museum MACAN, serta serangkaian kegiatan daring yang dapat dieksplorasi di rumah dan di dalam kelas.
Pengunjung akan menjumpai sebuah instalasi patung besar yang lembut dan terbuat dari campuran bahan kain yang ringan. Dengan mengambil bentuk seperti awan, yang terinspirasi dari sebuah baju kemeja dengan beberapa lengan dan kerah, instalasi ini menggambarkan sejumlah peran dan kemungkinan dari kreasi manual.
Selain itu, kita juga dapat menyentuh dan merasakan instalasi kain tersebut. Di dalam ruang pameran ini, akan ada sejumlah awan kertas, yang merupakan sebuah tema berulang di seluruh instalasi yang melambangkan imajinasi tanpa batas, hari-hari yang penuh kebahagiaan dan harapan yang baik.
Formasi awan-awan yang sangat besar ini memiliki kantung transparan, dimana pengunjung diundang untuk melampirkan karya seni yang dibuat di Museum dan di sekolah atau rumah dengan menggunakan bahan kertas dan kertas karbon yang tersedia.
"Proyek ini membuat kita untuk kembali terkoneksi dengan hal-hal sederhana yang dekat dan yang kita sayangi: rumah, tangan dan kreativitas kita," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Waspada Godzilla El Nino! Ini Cara Tepat Pakai Sunscreen Agar Kulit Tidak Gosong
-
Kenapa Harga Plastik Naik? Ternyata Ini 'Biang Kerok' di Balik Layar
-
Apakah Sunscreen Bisa Memutihkan Wajah? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Bikin Kulit Glowing
-
Apa Bedanya Jumat Agung dan Paskah? Bukan Hari Biasa, Ini Maknanya
-
6 Shio Paling Hoki pada 3 April 2026, Siapa Saja yang Beruntung Besok?
-
3 Bedak Tabur Wardah untuk Kulit Sawo Matang agar Makeup Tidak Abu-Abu
-
Diklaim Ramah Lingkungan, Ekowisata Justru Berisiko Gagal Redam Emisi Karbon Global: Mengapa?
-
Skincare Glad2Glow untuk Umur Berapa? Cek Panduan Lengkapnya di Sini
-
5 Bedak Murah yang Bagus dan Aman: Cocok untuk Sehari-hari, Mulai Rp20 Ribuan
-
Apakah SNBP Itu Beasiswa? Cek Penjelasan Lengkapnya Supaya Tidak Kaget