Suara.com - Kue yang manis dengan tekstur lembut menjadi salah satu takjil buruan di Kalimantan. Beragam kue tradisional memang tidak pernah absen dari meja makan setiap menjelang waktu buka puasa. Begitu pula dengan menu buka puasa khas Kalimantan.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 6 menu takjil terpopuler di Kalimantan. Yuk, simak!
Sesuai dengan namanya, makanan khas Kalimantan satu ini menggunakan kentang sebagai bahan campuran dengan tepung terigu. Selain rasanya yang manis dan tentunya legit, salah satu daya tarik dari takjil satu ini adalah bentuk bunganya yang sangat cantik.
Kue bingka kentang merupakan camilan khas Kalimantan Selatan, namun juga cukup populer di wilayah Kalimantan lain.
Chai Kue
Bagi pecinta Chinese Food, chai kue tentu menjadi salah satu menu takjil yang tidak boleh dilewatkan. Meski terlihat seperti dumpling, chai kue memiliki cita rasa yang berbeda.
Kulit chai kue terbuat dari campuran sagu dan tepung beras. Sementara isiannya menggunakan bengkoang, kucai, serta kacang tanah. Tidak mengherankan jika rasanya menjadi cukup unik.
Sari Pengantin
Baca Juga: 6 Menu Buka Puasa Khas Jambi yang Paling Dicari saat Ramadhan, Ada Pempek Sambal
Menu buka puasa khas Kalimantan selanjutnya adalah sari pengantin. Kue satu ini terdiri atas dua lapisan berwarna kuning dan hijau yang didapat dari sari pandan.
Teksturnya yang lembut dengan rasa manis ini berasal dari campuran tepung beras dengan telur, gula, dan santan. Cocok untuk menu buka puasa dengan teh hangat bersama keluarga.
Amparan Tatak
Amparan tatak adalah salah satu takjil paling populer di Kalimantan Timur, tepatnya Banjarmasin. Kue satu ini terbuat dari pisang, tepung beras, santan, dan gula pasir.
Tampilan amparan tatak sangat cantik dengan lapisan potongan pisang di tengah adonan tepung beras berwarna putih. Amparan pisang menjadi pilihan pasa untuk teman berbuka.
Jenderal Mabok
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim