Ilustrasi chocochip cookies (Unsplash @worthyofelegance)
Suara.com - Aneka kreasi kue kering memang jadi kesukaan semua orang. Terlebih menjelang momen Lebaran, semua orang sibuk mempersiapkan hidangan kue kering untuk mengisi toples-toples di rumah. Salah satunya yang paling banyak dicari adalah resep kue kering cokelat yang gampang dibuat.
Kue kering cokelat bisa dibuat menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat. Teksturnya yang renyah dan manisnya pas tentu akan memanjakan lidah! Yuk, simak resep kue kering cokelat ala kanal YouTube Dapur Riri berikut ini.
Resep Kue Kering Cokelat
Bahan Membuat Kue Kering Cokelat
- 150 gram/15 sdm tepung terigu
- 100 gram/10 sdm blue band
- 5 sdm gula halus atau sesuai selera
- 1 sct chocolatos, boleh pakai cokelat bubuk yang lain
- Chocochip untuk pelengkap
Cara Membuat Kue Kering Cokelat
- Ayak terlebih dahulu gula halus menggunakan saringan ke dalam wadah adonan.
- Masukkan blue bland sebanyak 10 sdm. Aduk hingga tercampur rata bersama gula halus.
- Ayak tepung terigu sebanyak 150 gram. Anda boleh tidak mengayak tepung terigu.
- Masukkan 1 sachet chocolatos bubuk atau bisa menggunakan cokelat bubuk lainnya. Aduk semua bahan hingga merata.
- Uleni adonan kue kering cokelat menggunakan tangan yang bersih.
- Bulat-bulatkan adonan kue kering. Letakkan pada wadah. Tekan-tekan permukaan adonan yang sudah dibentuk menggunakan garpu agar bentuknya lebih cantik dan cepat matang.
- Beri chocochip di atasnya, Anda bisa mengganti dengan meses.
- Siapkan saringan alumunium dan diolesi dengan margarin. Letakkan adonan kue kering.
- Siapkan teflon di atas api sedang cenderung kecil
- Tutup saringan dan panggang adonan kue kering coklat selama kurang lebih 45 menit.
- Kue kering cokelat sudah matang dengan teksturnya lembut, renyah, dan gurih.
- Kue kering cokelat siap disajikan. Anda bisa menyimpan di dalam wadah tertutup dan kedap udara.
Itulah resep kue kering cokelat yang simpel, renyah, dan enak! Bisa jadi kue lebaran andalan, nih!
Kontributor : Yulia Kartika Dewi
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Pembagian THR Paling Lambat Kapan? Tidak Boleh Dicicil, Cek Batas Waktunya
-
5 Cushion dengan Refill yang Lebih Hemat dan Praktis Mulai Rp70 Ribuan
-
Cara Daftar Mudik Gratis BTN 2026 dan Info Detail Perjalanan
-
Kronologi Pelecehan Seksual Sutradara terhadap Anak di Bawah Umur Berkedok Casting Film
-
Jadwal Buka Puasa Semarang Hari Ini 24 Februari 2026, Cek Panduan Resmi Kemenag
-
Mengapa Harus Reapply Sunscreen? Ini 3 Rekomendasi Produknya
-
Cara Mengubah Jadwal Tiket Kereta Api dengan Mudah dan Cepat, Ini Syaratnya
-
6 Lokasi Penukaran Uang Baru Kas Keliling Pintar BI di Jogja, Jangan Sampai Kehabisan
-
Libur Sekolah Lebaran 2026 Berapa Hari? Cek Keputusan Resminya di Sini
-
Beda Pendidikan Dwi Sasetyaningtyas dan Arya Iwantoro, Pasangan Alumni LPDP Terancam Blacklist