Suara.com - Membangun rumah tangga bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, terlebih jika pasangan suami-istri yang bersangkutan sudah punya anak.
Salah satu contoh adalah curhatan pria satu ini. Pria tersebut mengaku kesal karena dilarang istri untuk pergi dengan teman-temannya setelah menikah.
Melansir World of Buzz, pria tersebut awalnya membagikan curhatan lewat status WhatsApp. Tangkap layar curhatan tersebut lantas dibagikan ulang oleh akun Twitter @annazrulan.
Pada tangkap layar tersebut, terlihat jika pria ini frustrasi karena tidak boleh melewatkan waktu berkualitas dengan teman-temannya.
Tak hanya itu, pria ini mendapat telepon setiap 30 menit dari istrinya. Sang istri terus meminta suaminya untuk segera pulang.
Pria ini lantas mengaku bahwa dirinya juga memang bertanggung jawab merawat sang anak. Namun, ia bertanya-tanya mengapa istrinya tidak bisa merawat anak sendiri sementara dirinya pergi bermain dengan teman.
"Aku adalah seorang pria? Aku bekerja siang dan malam untuk keluargaku. Aku hanya ingin waktu untuk bersantai dengan teman-temanku," lanjutnya dalam curhatan tersebut.
Tak hanya itu, pria ini bertanya mengapa dirinya tidak boleh menghabiskan waktu dengan teman-teman ketika dirinya sudah bekerja keras untuk keluarga.
Curhatan pria tersebut lantas menjadi perdebatan di kalangan warganet. Ada yang menganggap pria ini belum siap untuk menikah.
Selain itu, warganet juga menganggap bahwa tidak adil jika pria itu malah asyik bermain dengan teman-temannya sementara sang istri merawat anak sendirian.
"Kau seharusnya tidak menikah jika kau masih berharap untuk menghabiskan banyak waktu dengan temanmu setelah menikah dibanding saat lajang," ungkap salah satu komentar.
Di sisi lain, ada pula warganet yang mengungkap jika pasangan suami-istri juga boleh memiliki waktu pribadi untuk diri sendiri.
Namun, beberapa juga mengingatkan bahwa tanggung jawab mengasuh anak seharusnya jatuh kepada dua belah pihak.
"Baik suami maupun istri butuh waktu pribadi agar pikiran terasa damai. Kalian bisa bergantian mengurus anak. Bukan kejahatan jika suami dan istri ingin waktu pribadi," tulis komentar yang lain.
Tak hanya itu, warganet juga berharap jika teman-teman pria ini bisa bersikap lebih pengertian karena pria tersebut sudah punya anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual
-
7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?